Kodim 1615 Lotim Gelar OP Beras untuk Rakyat Miskin

OPERASI PASAR: Dandim 1615 Lotim, Letkol Arh Rama HB sedang melakukan OP beras murah kepada masyarakat yang ada di Dusun Menangabaris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
OPERASI PASAR: Dandim 1615 Lotim, Letkol Arh Rama HB sedang melakukan OP beras murah kepada masyarakat yang ada di Dusun Menangabaris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
OPERASI PASAR: Dandim 1615 Lotim, Letkol Arh Rama HB sedang melakukan OP beras murah kepada masyarakat yang ada di Dusun Menangabaris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1615 Lombok Timur menggelar operasi pasar (OP) murah beras untuk rakyat miskin di wilayah Desa Gunung Malang dan Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lotim, Rabu (11/3).

Kegiatan OP murah yang dilakukan oleh pihak Kodim 1615 Lotim bekerjasama dengan pihak Bulog itu, langsung dipantau oleh Komandan Kodim 1615 Lotim, Letkol Arh Rama HB beserta jajaran Kodim 1615 Lotim. Dengan mendapatkan antusias dari masyarakat di dua desa tersebut.

‘’Kegiatan OP beras murah ini tidak lain untuk membantu masyarakat miskin yang mengalami kegelisahan akibat tingginya harga beras di pasaran,’’ kata Dandim 1615 Lotim, Letkol Arh Rama HB kepada wartawan disela-sela kegiatan OP tersebut.

Rama menjelaskan, pihaknya menyiapkan sebanyak tiga ton beras untuk dilakukan OP kepada masyarakat, dengan sasaran beberapa desa yang ada di Lotim. Ini dengan melihat kondisi masyarakat yang tidak memiliki lahan pertanian, sehingga hal ini menjadi skala prioritas.

Selain itu, pihaknya menjual beras itu seharga Rp7.000 per kilo kepada masyarakat, sedangkan pihaknya membeli dari Bulog seharga Rp7.500 per kilo, sehingga ada subsidi sekitar Rp500.

Kegiatan yang dilakukan oleh TNI AD, hendaknya bisa ditiru oleh dinas maupun intansi lainnya yang memiliki komitmen untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, kegiatan yang dilakukan tidak sampai berhenti terhadap kegiatan ini, tapi akan terus berupaya untuk melakukan kegiatan lainnya yang menyentuh langsung kepada masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan TNI.

‘’TNI peduli terhadap masalah yang dihadapi masyarakat saat ini, terutama mengenai tingginya harga beras, sehingga kami menggelar OP beras murah untuk masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, setidaknya bisa membantu masyarakat di tengah harga beras yang mencapai Rp9.000 per kilo,’’ ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Menangabaris, Desa Gunung Malang, Muhammad mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya kegiatan OP beras murah yang diselenggarakan oleh pihak TNI. Karena, di tengah-tengah harga beras yang relatif tinggi, dari TNI masih bisa membantu masyarakat yang kurang mampu.

‘’Mudah-mudahan kegiatan yang dilakukan oleh TNI AD saat ini bisa ditiru oleh yang lain. Uluran tangan dari pemerintah maupun intansi lainnya, tentunya sangat kami butuhkan,’’ ujarnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.