DPRD Lotim akan Panggil PT AMG

Ketua DPRD Lotim, H Khaerul Rizal. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Ketua DPRD Lotim, H Khaerul Rizal. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Ketua DPRD Lotim, H Khaerul Rizal. (Dok/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur akan segera memanggil pihak perusahaan tambang pasir besi, PT Anugerah Mitra Graha (AMG), di wilayah Kecamatan Pringgabaya dan Labuhan Haji, Lotim.

Selain memanggil pihak perusahaan, lembaga legislatif itu juga akan memanggil pihak Bappeda, Dinas ESDM, Perdagangan dan Perindustrian (ESDM, PP) Lotim.

‘’Kami akan panggil pihak perusahaan untuk meminta penjelasan mengenai permasalahan tambang yang ada di Pringgabaya dan Ijobalit,’’ kata Ketua DPRD Lotim, H Khaerul Rizal kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/3).

Khaerul Rizal menjelaskan, pihaknya juga akan mempertanyakan kepada pihak perusahaan mengenai komitmennya kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi tambang pasir besi. Sehingga terjadinya gelombang aksi penolakan yang dilakukan warga, yang disebabkan karena komitmen yang diberikan perusahaan kepada masyarakat tidak jelas.

Pada sisi lain, masyarakat telah mengajukan berbagai tuntutan kepada pihak perusahaan. Tapi, karena pihak perusahaan kurang tanggap terhadap apa yang diinginkan masyarakat, sehingga menimbulkan reaksi yang keras dari masyarakat sekitar lokasi tambang. Dibuktikan dengan adanya pihak yang pro dan kontra terhadap kegiatan tambang yang dilakukan oleh PT AMG.

‘’Kalau memang komitmen perusahaan kepada masyarakat jelas, tentu tidak akan terjadi penolakan oleh masyarakat kepada perusahaan. Selain itu, pihak perusahaan kami nilai kurang melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi tambang itu,’’ ungkapnya.

Khaerul Rizal menambahkan, jika memang perusahaan PT AMG melakukan kegiatan tambang pasir besi seperti contoh penambangan pasir besi yang terjadi di Ulun Progo, yang tidak merusak lingkungan dan melakukan reklamasi setelah penambangan dilakukan, pihaknya yakin masyarakat akan menerimanya dengan baik.

‘’Kuncinya sekarang, sanggupkah pihak perusahaan merealisasikan apa yang menjadi tuntutan dan keinginan masyarakat di wilayah lingkar tambang pasir besi,’’ ujarnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.