Tarif PJU Naik Tinggi, Bidang Energi Bentuk Tim

441

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pasca terjadinya pelonjakan pembayaran tarif listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) yang dikeluarkan PT PLN, membuat pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil sikap.

Melalui Bidang Energi pada Dinas ESDM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, telah membentuk tim pendataan dan penertiban PJU yang beranggotakan Dinas ESDM Perindag, PPKA, Satpol PP dan dari pihak PLN.

Kepala Dinas ESDM, Perindag Kabupaten Lombok Timur, melalui Kabid Energi, Hj Rasmiah saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah membentuk tim pendataan dan penertiban PJU itu. Tim yang telah dibentuk itu, kini tinggal bekerja saja.

‘’Tim pendataan dan penertiban PJU ini dibentuk, terkait munculnya tarif listrik PJU yang naik drastis 400 persen lebih bila dibandingkan tahun sebelumnya. Jangankan Pemda, kita juga merasa kaget dan heran dengan naiknya secara drastis tarif listrik PJU itu,’’ kata Rasmiah kepada wartawan di kantornya, Selasa (17/3).

Rasmiah menyebutkan, selama tiga bulan tahun 2015 ini, pihak Pemda Lotim harus mengeluarkan koceknya mencapai Rp3,2 miliar untuk pembayaran PJU tersebut. Padahal, biasanya pada tahun sebelumnya, Pemda hanya membayar kurang dari Rp1 miliar.

Sebenarnya, lanjut Rasmiah, tim ini sudah ada. Cuma pada saat terjadi kenaikan tarif yang dikeluarkan oleh PT PLN, dilakukan tanpa melibatkan tim yang ada. Apalagi, ada terjadi penambahan pemasangan di lapangan secara swadaya oleh masyarakat.

Jadi, berkaitan dengan naiknya tariff iuran pajak PJU ini, kedepan pihak Pemda Lotim akan menggunakan sistem meter, dan tak lagi abodemen. ‘’Selama ini, terkait PJU itu, ada yang menggunakan meter dan abodemen. Mungkin sistem abodemen yang disepakati dalam MoU itu, jadi tempat terjadi peningkatan tariff. Karena, kalau ada abodemennya, digunakan atau tidak, Pemda harus tetap membayar,’’ ungkapnya.(DIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here