Lima Puskesmas di Lotim akan Diperiksa BPKP

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sudah sebulan lebih BPKP melakukan audit investigatif di Kabupaten Lombok Timur.

Selain memeriksa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lotim, BPKP juga tidak akan luput untuk memeriksa seluruh unit satuan kerja hingga ke tingkat kecamatan. Unit kecamatan yang bakal menjadi sasaran audit BPKP dalam pekan ini adalah Puskesmas.

Menurut salah seorang sumber di Dinas Kesehatan Lombok Timur kepada Lomboktoday.co.id, Kamis (19/3) menyebutkan, untuk Kabupaten Lotim tidak semua Puskesmas akan disambangi BPKP. Dari 20 Puskesmas induk, hanya lima Puskesmas yang akan menjadi sasaran pemeriksaan oleh BPKP. Kelima Puskesmas itu diantaranya, Puskesmas Plus Keruak, Puskesmas Terara, Puskesmas Dasan Lekong, Puskesmas Plus Aikmel, dan Puskesmas Selong.

Ketika ditanya mengapa hanya lima Puskesmas yang akan diperiksa, sumber tersebut selain meminta dirahasiakan identitasnya, juga mengaku tidak tahu pasti apa alasan hanya lma PKM yang menjadi sasaran.

‘’Maaf pak, saya tidak tahu pasti mengapa hanya yang lima itu saja yang terkena pemeriksaan. Yang paling tahu hanya pihak BPKP,’’ sebutnya.

Dikatakannya, pemeriksaan kepada lima PKM ini adalah merupakan pemeriksaan lanjutan setelah semua Puskesmas mendapat pemeriksaan pertama secara serentak di kantor Dinas Kesehatan belum lama ini. ‘’Jadi, ini adalah merupakan pemeriksaan lanjutan setelah semua mendapatkan pemeriksaan awal. Pihak BPKP akan melakukan pemeriksaan lanjutan hanya kepada lima Puskesmas yang disebutkan,’’ terang sumber itu lagi.

Dari investigasi Lomboktoday.co.id pada lima Puskesmas yang disebutkan, akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan, yang berani tegas menyatakan paling siap diperiksa adalah Puskesmas Plus Keruak.

Kepala Puskesmas Keruak, Sugianto yang ditemui Lomboktoday.co.id, Kamis (19/3) mengakui bila pihaknya benar-benar sangat ‘’wellcome’’ dan sangat ‘’enjoy’’ dengan rencana pemeriksan lanjutan oleh BPKP ini.

‘’Silakan saja kami diperiksa, tidak ada masalah, dan tidak perlu disikapi dengan tegang. Kami sangat siap, dan data kami semua sudah sesuai dengan program yang berjalan dan mengacu pada perencanaan kami,’’ kata Sugianto dengan santai sembari meneguk secangkir kopi di kantin Puskesmas Keruak.

Justeru menurut pria yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur itu, dengan adanya pemeriksaan ini, pihaknya mengaku lebih bersyukur. ‘’Kami yang baru setahun memimpin Puskesmas akan lebih tahu di mana letak kekurangan, kelemahan dan kesalahan kami. Dan jika ada kesalahan, supaya ke depan kami dapat bekerja lebih baik lagi,’’ ungkapnya.

Bapak yang sedang gemar menggosok Batu Akik ini mengaku akan mendapatkan giliran pada Senin (23/3) mendatang. ‘’Saya malah menginginkan pemeriksaannya lebih cepat lebih baik. Sebab, semakin cepat selesai, semakin cepat kita berkonsentrasi lagi melanjutkan program kerja yang lain,’’ ujarnya.

Justeru pihaknya bersyukur mendapat pemeriksaan BPKP dalam tahun pertama kepemimpinannya di Puskesmas ini. Dari pada nanti setelah sekian tahun berjalan, baru mendapatkan pemeriksaan, tentu akan sengat menyulitkan dan merepotkan. Dan jika ada kesalahan, maka kesalahan itu akan bertumpuk-tumpuk, sehingga akan menjadi beban dan tanggung-jawab yang bertumpuk pula.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published.