DPRD Loteng Mulai Bahas Tatib

SIDANG PARIPURNA: Suasana sidang rapat paripurna anggota DPRD Loteng guna membahas penyusunan Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Rancangan Peraturan tentang Tata Cara Beracara Badan Kehormatan DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
SIDANG PARIPURNA: Suasana sidang rapat paripurna anggota DPRD Loteng guna membahas penyusunan Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Rancangan Peraturan tentang Tata Cara Beracara Badan Kehormatan DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
SIDANG PARIPURNA: Suasana sidang rapat paripurna anggota DPRD Loteng guna membahas penyusunan Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Rancangan Peraturan tentang Tata Cara Beracara Badan Kehormatan DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktday.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah mulai membahas Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Rancangan Peraturan tentang Tata Cara Beracara Badan Kehormatan DPRD Loteng.

Pembahasanan penyusunan kedua Rancangan Peraturan itu dilakukan dalam sidang rapat paripurna anggota DPRD Loteng yang digelar di ruang rapat utama DPRD Loteng dengan agenda Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Tata Cara Beracara Badan Kehormatan DPRD Loteng, serta pembentukan panitia khusus untuk pembahasan kedua rancangan peraturan tersebut, Selasa (24/3).

Ketua DPRD Loteng, Ahmad Fuaadi mengatakan, pembahasan penyusunan tata tertib (Tatib) dewan ini, sebenarnya jauh-jauh hari akan dilaksanakan. Tapi, karena Peraturan Pemerintah (PP) dari Undang-Undang No.23 Tahun 2014 tentang MD3 belum bisa keluar, maka pembahasan penyusunan Rancangan Peraturan DPRD Loteng tentang Kode Etik dan Tata Cara Beracara Badan Kehormatan itu, disusun berdasarkan PP No.16 Tahun 2009 tentang MD3.

Sedangkan draf kedua Rancangan Peraturan itu sudah dikerjakan oleh Badan Kehormatan DPRD Loteng, yang isinya sesuai dengan PP 16. ‘’Kalau nanti PP No.23 Tahun 2014 tentang MD3 itu sudah keluar, tentu kedua Rancangan Peraturan ini akan disesuaikan dengan aturan dan UU yang ada,’’ kata Ahmad Fuaadi.

Di tempat terpisah, Ketua Badan Kehormatan DPRD Loteng, H Mayuki selaku ketua Pansus pembahasan kedua Rancangan Peraturan itu mengatakan, pembahasan kedua Rancangan Peraturan tersebut akan dilaksanakan selama enam hari. Sedangkan isi dari Rancangan Peraturan itu, tidak jauh dari kegiatan sehari-hari angggota DPRD Loteng. Misalnya mengenai kehadiran, cara berpakaian, dan yang lainnya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.