Mensos Ajak Ponpes di NTB Jaga Keutuhan Bangsa

HAUL: Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Haul Yayasan Ponpes Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Loteng ke-53 tahun 2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
HAUL: Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Haul Yayasan Ponpes Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Loteng ke-53 tahun  2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
HAUL: Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Haul Yayasan Ponpes Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Loteng ke-53 tahun 2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa menghadiri kegiatan Haul (Hari Ulang Tahun) Yayasan Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, ke-53 tahun 2015, di halaman Ponpes setempat, Rabu (25/3).

Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan itu, mengajak semua masyarakat, baik para tuan guru, tokoh agama, dan para santri yang ada di semua Ponpes di Indonesia, khusunya di NTB, untuk tetap bersama-sama menjaga keutuhan Bangsa Indonesia.

‘’Karena yang menyatukan kita adalah Bangsa Indonesia, maka mari kita bersama-sama berbenah untuk menjaga keutuhan dan kemajuan Bangsa Indoneisia yang lebih baik lagi,’’ katanya.

Daerah NTB, kata Khofifah, merupakan daerah yang paling banyak mengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Jadi, dengan adanya pendidikan yang lebih baik lagi untuk para santri yang belajar di Ponpes dan di bidang tekhnologi lainnya. Maka, para TKI yang bekerja di luar negeri itu, tidak akan lagi menjadi buruh, melainkan menjadi manager, lantaran ilmu dan skill yang dimilikinya. Karenanya, nilai-nilai kepesantrenan itu harus dijunjung tinggi.

Khofifah juga berharap agar kerjasama antara Kemensos dengan Ponpes yang ada di NTB pada khususnya, supaya lebih ditingkatkan lagi. Karena, program kesejahteraan dari Kemensos untuk masyarakat itu, sangat banyak.

‘’Saya juga berharap supaya semua warga NTB bisa terdaftar dalam program Kartu Indonesia Pinter (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari Kemensos RI. Sehingga, program dari Pak Presiden Jokowi itu, bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat NTB,’’ ungkapnya.

Kegiatan Haul Ponpes Qamarul Huda Bagu ini, juga dihadiri oleh Bupati Loteng, HM Suhaili FT, Komandan Korem 162/WB, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB, Husni Thamrin, Kepala Disnakertrans Loteng, Moh Nazili, sejumlah kepala SKPM Loteng, para tuan guru, dan para santri Ponpes Qamarul Huda Bagu.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *