Camat Jerowaru Tak Ada Staf

Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli. (Foto: L M Kamil/Lomboktoday.co.id)
Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli. (Foto: L M Kamil/Lomboktoday.co.id)
Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli. (Foto: L M Kamil/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Hampir dua bulan sudah sejak perguliran mutasi di jajaran Pemkab Lotim, Kantor Camat Jerowaru, Lotim, kehilangan banyak staf akibat ikut terseret dalam arus mutasi tersebut.

Beberapa staf yang terkena mutasi itu hingga kini tak langsung mendapatkan penggantinya. Demikian dikeluhkan oleh Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli, kepada Lomboktoday.co.id, di kantornya, Senin (30/3).

Di antara beberapa staf yang sudah pindah lanjut Zulkifli, begitu Camat Keruak Lalu Ahmad Zulkifli ini biasa disapa, yakni kasi PMD, kasi Trantib, kasubag Keuangan dan kasubag Umpeg.

‘’Jadi, jumlahnya empat jabatan yang hingga kini belum mendapatkan penggantinya yakni dua jabatan struktural dan dua jabatan fungsional. Yang tersisa hanya dua kasi, dan semua seksi tak memiliki staf selain tenaga honorer,’’ ungkapnya.

Zulkifli mengakui, dinamika kerja di kantornya memang sedikit lumpuh. ‘’Kinerja kami memang sangat terganggu dengan belum terisinya empat jabatan ini, kami hanya tersisa sebanyak lima orang di kantor ini yakni saya selaku camat, sekcam, dua orang kasi dan sisa satu staf Umpeg,’’ ujarnya.

Menanggapi adanya rumor yang mengatakan bahwa tidak ada pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemkab Lotim yang mau ditempatkan di Jerowaru, Zulkifli tak mau memberikan komentar meskipun dia menyebutkan ‘’bisa jadi demikian’’. Namun, soal alasannya, Zulkifli mengaku tidak tahu.

Banyaknya pekerjaan dan kompleksitasnya persoalan di wilayah Kecamatan Jerowaru, memaksa camat dan sekcam ‘’multi fungsi’’. ‘’Ya, terpaksa kami selaku sekcam menghandle semua urusan,’’ kata Sekcam Jerowaru, H Busyairi saat ditemui secara terpisah di ruang kerjanya.

Sementara itu, dari beberapa tokoh Jerowaru yang ditemui Lomboktoday.co.id, berkembang issu yang menyebutkan bahwa banyaknya staf di kantor Camat yang pindah itu dikabarkan atas permintaan sendiri, karena diduga tidak betah dipimpin oleh camat yang sekarang ini.

‘’Mereka banyak yang usul pindah sendiri, karena tidak betah dengan sikap camatnya,’’ sebut salah seorang tokoh masyarakat yang minta untuk tidak disebutkan identitasnya.

Tidak cuma staf di kantor itu yang menyatakan tidak betah, beberapa waktu lalu juga pernyataan dan sikap yang sama muncul dari kalangan pemerintah desa di wilayah Kecamatan Jerowaru. Sehingga sempat terjadi pengajuan mossi tak percaya secara tertulis terhadap camat oleh sejumlah aparatur pemerintah desa yang diajukan ke Bupati Lotim, HM Ali Bin Dachlan.(Kml)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *