Sampel DNA Orangtua Imam Dikirim ke Mabes Polri

Kapolda NTB, Brigjen Polisi Srijono. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kapolda NTB, Brigjen Polisi Srijono. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kapolda NTB, Brigjen Polisi Srijono. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Pihak kepolisian telah mengambil sampel DNA orangtua Imam alias Farid yang berada di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tersangka gembong teroris Daeng Koro yang mati pada saat baku tembak antara kelompok terorisme dengan polisi di Kabupaten Parigi Moutong, beberapa hari yang lalu.

Kapolda NTB, Brigjen Polisi Srijono mengatakan, terkait dengan DNA orangtua dari tersangka terorisme, Imam, warga Bima itu, sudah diambil dan dibawa langsung ke Mabes Polri di Jakarta untuk diperiksa. Pengambilan DNA orangtua tersangka Imam itu, dilakukan oleh tim ahli DNA dari Jakarta beberapa hari lalu.

‘’Apa yang dilakukan oleh beberapa warga NTB yang terlibat dalam aksi terorisme itu, pihak keluarga atau orangtua mereka sudah mengetahuinya. Dan apa yang dilakukan oleh mereka itu, jelas sudah salah,’’ kata Kapolda NTB, Brigjen Polisi Srijono kepada wartawan usai acara simulasi terpadu pengamanan dan penanganan unjukrasa oleh Polres Loteng, di Bencingan Adiguna Praya, Loteng, Rabu (08/4).

Pihaknya mengharapkan kepada mereka (para terorisme, Red) supaya segera menyerahkan diri  kepada pihak kepolisian atau pihak berwajib. Karena, jumlah warga NTB yang saat ini tidak pulang, sekitar empat orang. Sehingga, pihaknya tetap mencari keempat warga NTB itu.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.