Sekda NTB Pantau Pelaksanaan UN

PANTAU UN: Sekda NTB, H Muhammad Nur saat memantau pelksanaan UN pada hari pertama di sejumlah sekolah.
PANTAU UN: Sekda NTB, H Muhammad Nur saat memantau pelksanaan UN pada hari pertama di sejumlah sekolah.
PANTAU UN: Sekda NTB, H Muhammad Nur saat memantau pelksanaan UN tingkat SMU/sederajat pada hari pertama di sejumlah sekolah.

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Sekretaris Daerah NTB, H Muhammad Nur memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMU/sederajat di sejumlah sekolah di Kota Mataram dan Lombok Barat, pada hari pertama, Senin (13/4).

Sekda NTB meninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 6 Mataram, SMK Negeri 1 Lingsar dan Pondok Pesantren Nurul Haramain NW Putra. Kunjungan dimaksudkan untuk melihat pelaksanaan UN, termasuk kesiapan panitia UN sekolah dan para siswa.

Sekda NTB mengapresiasi UN hari pertama ini berjalan baik dan tanpa hambatan berarti. ‘’Pelaksanaan UN sangat kondusif, semua pihak telah siap termasuk guru, siswa, panitia,’’ kata H Muhammad Nur.

Selain itu, Sekda NTB juga memberi perhatian pada kejujuran siswa peserta UN. ‘’Dari sisi pelaksanaan, saya lihat sangat rapi, tidak ada yang basa-basi, kasak kusuk, lirik sana lirik sini. Dari pengawas, juga saya lihat sangat intens untuk memantau setiap gejala yang ada di ruangan itu,’’ ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia UN SMA Negeri 6 Mataram, Sunoto. Ia menyatakan, UN berjalan baik, distribusi soal tidak masalah, bahkan ini adalah distribusi paling lancar dalam sejarah.

Kebutuhan siswa berkebutuhan khusus pun diperhatikan. Di SMA Negeri 6 Mataram misalnya, terdapat dua siswa tuna netra yang mengikuti UN dengan penuh konsentrasi. Siswa ditemani oleh dua guru pendamping yang bertugas membantu kesulitan yang mungkin akan muncul seperti mengisikan daftar hadir peserta UN. Naskah soal yang diberikan pun dibuat khusus dengan menggunakan huruf braille. ‘’Siswa tuna netra di sini menerima layanan inklusif,’’ kata Sunoto.

Seperti diketahui, pendidikan inklusif memiliki prinsip dasar bahwa selama memungkinkan, semua anak seyogyanya belajar bersama-sama tanpa memandang kesulitan ataupun perbedaan yang mungkin ada pada mereka.(arsof/ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.