ADD Sejumlah Desa di Loteng Belum Cair

Kepala BPMD Loteng, Lalu Haris Munandar. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kepala BPMD Loteng, Lalu Haris Munandar. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kepala BPMD Loteng, Lalu Haris Munandar. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Anggaran Dana Desa (ADD) sejumlah desa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah tahun 2015, sampai saat ini belum ada yang dicairkan. Hal itu lantaran sejumlah desa tersebut belum menyelesaikan RAPBDes sesuai UU No.6 tahun 2014 tentang Desa.

Kepala BPMD Loteng, Lalu Haris Munandar mengakui, bila sampai awal April 2015 ini, baru 25 desa yang sudah dicairkan ADD-nya. Sedangkan 24 desa lainnya, masih sedang dalam proses, mengingat RAPBDes mereka masih dalam perbaikan.

‘’Jadi, dalam pencairan ADD tahun 2015 ini, desa harus menyelesaikan RAPBDes-nya. Karena, tanpa menyelesaikan RAPBDes-nya, maka ADD tersebut belum bisa diproses,’’ kata Lalu Haris Munandar kepada wartawan di kantornya, Selasa (14/4).

Karena itu, pihaknya berharap kepada sejumlah desa yang sampai saat ini belum menyelesaikan penyusunan RAPBDes-nya untuk segera menyelesaikannya agar ADD tersebut bisa dicairkan.

‘’Sesuai aturan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No.5 tahun 2015 tentang prioritas penggunaan dana ADD yang diberikan oleh pemerintah pusat itu, harus digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Jadi, kita harus mengacu pada UU Desa dan Peraturan Pemerintah (PP) No.60 tahun 2014 tentang Dana Desa. Sehingga, sebesar 30 persen itu untuk biaya operasional desa,’’ ungkapnya.

Adapun jumlah anggaran yang diberikan Pemkab Loteng untuk ADD tahun 2015 sesuai UU Desa dalam APBD sebesar Rp41 miliar. Dan sisanya yang 10 persen, akan dipenuhi melalui APBD Perubahan.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *