Bupati Loteng Serahkan Dana Pemilukada ke KPU

DANA PEMILUKADA: Bupati Loteng, HM Suhaili dan Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi saat menandatangani berita acara penyerahan dana hibbah untuk anggaran Pemilukada Loteng 2015 di Bencingah Adiguna Praya. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DANA PEMILUKADA: Bupati Loteng, HM Suhaili dan Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi saat menandatangani berita acara penyerahan dana hibbah untuk anggaran Pemilukada Loteng 2015 di Bencingah Adiguna Praya. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DANA PEMILUKADA: Bupati Loteng, HM Suhaili dan Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi saat menandatangani berita acara penyerahan dana hibbah untuk anggaran Pemilukada Loteng 2015 di Bencingah Adiguna Praya. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT menyerahkan dana hibbah untuk anggaran pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Loteng, 9 Desember 2015 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Loteng.

Kegiatan penandatanganan penyerahan dana hibbah anggaran Pemilukada tersebut dilaksanakan di Bencingah Adiguna Praya usai senam pagi pada Jumat (17/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi bersama anggota komisioner KPU lainnya, Wakil Bupati Loteng, HL Normal Suzana, Sekda Loteng, HL Supardan dan semua kepala SKPM Loteng.

Bupati Loteng, HM Suhaili pada kesempatan itu menyampaikan, jumlah anggaran yang diberikan Pemkab Loteng untuk pelaksanaan Pemilukada Loteng tahun 2015 ini sebesar Rp24,9 miliar. Dengan anggaran tersebut, Bupati Suhaili berharap kepada KPU Loteng bisa melaksanakan Pemilukada dengan sukses dan lancar sesuai harapan bersama.

‘’Saya akan mundur sebagai bupati Loteng bersama wabup, HL Normal Suzana pada tanggal 27 Nopember 2015 mendatang. Saya berharap mudah-mudahan Loteng akan mendapatkan pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya,’’ kata Suhaili.

Sementara itu, Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi mengatakan, sesuai tahapan pelaksanaan Pemilukada Loteng 2015 yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2015 ini, pemerintah daerah menyerahkan data agregat kependudukan (DAK) dua ke KPU RI, baru kemudian KPU RI menyerahkan DAK dua tersebut ke masing-masing KPU di kabupaten/kota.

Setelah itu, baru KPU kabupaten/kota memplenokan jumlah agregat penduduk untuk ditetapkan sebagai syarat dukungan dari calon perseorangan.

‘’Setelah selesai menetapkan agregat penduduk, baru kemudian tahapan selanjutnya yakni rekrutmen Badan Adhok PPK dan PPS pada tanggal 19-21 April,’’ kata Ary Wahyudi.

Ary Wahyudi menjelaskan, mekanisme dalam perekrutan PPK, yakni dilakukan melalui tes tulis dan wawancara. Setelah itu, baru ditetapkan sebanyak lima orang untuk masing-masing kecamatan. Sedangkan untuk PPS, diusulkan oleh desa minimal enam orang, baru dilakukan tes wawancara dan ditetapkan sebanyak tiga orang.

Disinggung terkait jumlah anggaran yang diberikan Pemkab Loteng untuk pelaksanaan Pemilukada Loteng tahun 2015 ini, Ary mengaku, relative cukup. Apabila ada kekurangan, nanti akan ditambah melalui APBD Perubahan Loteng tahun 2015. ‘’Pada prinsipnya, anggaran Pemilukada ini sudah dianggarkan sesuai kebutuhan dan tahapan Pemilukada,’’ ungkapnya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.