Pemkab Lotim Dinilai Belum Mampu Gali Potensi PAD

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Daeng Paelori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Daeng Paelori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Daeng Paelori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Adanya usulan Raperda Retribusi Jasa Umum yang diajukan oleh eksekutif kepada legislatif untuk menjadi Perda, dinilai sebagai salah satu bentuk ketidakmampuan Pemkab Lotim dalam menggali potensi yang ada.

‘’Mestinya pemerintahan yang baik itu, tidak membebani masyarakatnya dengan retribusi,’’ kata Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Daeng Paelori, Sabtu (18/4).

Menurut Daeng, Kabupaten Lombok Timur memiliki banyak potensi yang mampu menghasilkan PAD, seperti pengembangan pariwisata, pasir besi dan masih banyak lagi potensi alam lainnya. Tinggal bagaimana Pemkab Lotim mengelola potensi yang ada itu. Bukan justeru menerbitkan Perda.

Bagaimanapun Perda Retribusi ini, jelas akan memberatkan masyarakat, terutama masyarakat miskin. Meskipun Pemkab Lotim beralasan bahwa PAD dari hasil pungutan retribusi itu digunakan untuk membangun. ‘’Memang hasil pembangunan ini akan dinikmati masyarakat. Tapi, hal ini tetap saja salah satu langkah membebani masyarakat miskin,’’ ungkapnya.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.