Polres Lotim Gelar Pembaretan 37 Orang Bintara Remaja

PEMBARETAN: Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto menyiram air kembang kepada perwakilan bintara remaja sebagai tradisi dalam pembaretan bintara remaja. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
PEMBARETAN: Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto menyiram air kembang kepada perwakilan bintara remaja sebagai tradisi dalam pembaretan bintara remaja. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
PEMBARETAN: Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto menyiram air kembang kepada perwakilan bintara remaja sebagai tradisi dalam pembaretan bintara remaja. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Polres Lombok Timur melakukan kegiatan pembaretan sebanyak 37 orang bintara remaja yang terdiri dari polisi laki-laki sebanyak 15 orang, sisanya 22 orang adalah polisi wanita (Polwan), di halaman Mapolres Lotim, Senin (20/4).

Pemasangan baret terhadap perwakilan bintara remaja itu, dilakukan langsung oleh Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto dengan disaksikan para pejabat teras jajaran Polres Lotim dan para kapolsek se-Lotim.

Kegiatan pembaretan itu juga ditandai dengan penyiraman air kembang kepada semua bintara remaja sebagai tradisi untuk menjadi keluarga besar Polres Lotim. Sebelum dilakukan pembaretan, terlebih dahulu berjalan dari Joben, Kecamatan Montong Gading, pada Minggu siang (19/4) dan berakhir di Mapolres Lotim, Senin pagi (20/4).

Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto dalam arahannya kepada semua bintara remaja yang melakukan pembaretan mengatakan, ini merupakan salah satu tradisi untuk menyambut datangnya bintara baru yang ditempat tugasnya di Mapolres Lotim.

Hal ini untuk menumbuhkembangkan rasa kebersamaan, kedisiplinan dan memupuk rasa persaudaraan diantara sesama anggota Polri, khususnya di Polres Lotim.

‘’Sebagai bintara baru yang baru lulus, mereka diibaratkan sebagai kertas putih yang masih kosong, dimana kertas itu bisa ditulis dengan tinta apa saja. Hendaknya para senior memberikan contoh yang baik kepada yuniornya di kewilayahan,’’ katanya.

Heri berpesan kepada semua bintara remaja yang baru selesai melakukan kegiatan pembaretan untuk tetap menjaga kekompakan, solidaritas antara sesama anggota Polri dan tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

‘’Karena kalian di masyarakat sudah dipanggil bapak dan ibu, dan dianggap bisa menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,’’ ungkapnya sembari meminta, kalian harus menjaga nama baik keluarga yang sudah menjadikan sebagai anggota Polri dan menjunjung tinggi institusi Polri.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.