TGH Sibawaihi Dipastikan Tak Dukung KLS

TGH Moh Sibawaihi Mutawalli. Dok/Lomboktoday.co.id)
TGH Moh Sibawaihi Mutawalli. Dok/Lomboktoday.co.id)
TGH Moh Sibawaihi Mutawalli. (Dok/Lomboktoday.co.id)

KLS, Lomboktoday.co.id – Gencarnya beberapa elemen masyarakat, terutama dari kalangan tokoh pemuda Lombok Timur wilayah Selatan yang mendesak kebijakan Bupati Lotim, HM Ali Bin Dachlan agar merestui usul pembentukan Kabupaten Lombok Selatan (KLS), ternyata tidak semua tokoh wilayah Selatan yang setuju atas rencana pembentukan DOB itu.

Salah seorang tokoh besar dan kharismatik wilayah Selatan yakni TGH Moh Sibawaihi Mutawalli dipastikan tak pernah merespon positif terhadap rencana pembentukan KLS. Keterangan atas kepastian sikap pengasuh Ponpes Darul Aitam Jerowaru itu, diperoleh melalui Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli.

Kepada Lomboktoday.co.id yang dikonfirmasi Kamis (23/4), Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli menerangkan, TGH Moh Sibawaihi tidak pernah ada sikap atau pernyataan yang siap mendukung rencana pembentukan KLS. Malah sebaliknya, ulama’ besar Pulau Lombok itu pernah menyatakan sikap yang bersifat menyangsikan atas pemaksaan pemekaran Lombok Timur.

‘’Apa sumber pendapatan yang bisa diandalkan dengan pemekaran ini,’’ kata TGH Moh Sibawaihi Mutawalli dalam sebuah kesempatan seperti yang ditirukan Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli.

Pernyataan yang sama juga dilontarkan salah seorang pengiring setia TGH Moh Sibawaihi Mutawalli yakni HM Busyairi. Selama HM Busyairi yang dalam 2×24 jam selalu mendampingi TGH Moh Sibawaihi tak pernah sedikitpun menyatakan sikap mendukung pembentukan KLS, meskipun nama TGH Moh Sibawaihi ikut sebagai Dewan Pelindung Penasehat Komite KLS bentukan mantan Bupati Lotim, H Sukiman Azmy.

‘’Meskipun berbagai pihak yang berkepentingan untuk KLS ini sering ada yang mendatangi TGH Moh Sibawaihi untuk meminta sikap dan dukungannya terhadap KLS, namun beliau tak pernah memberikan respon baik dalam bentuk pernyataan maupun sikap,’’ tutur HM Busyairi yang juga Sekcam Jerowaru ini.

Salah satu bukti kuat juga terhadap sikap tidak mendukung KLS oleh TGH Moh Sibawaihi Mutawalli menurut Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli, pernah suatu ketika ada dari pihak Komite KLS mengantarkan honor bulanan kepada pendiri AMPHIBI itu atas tercantumnya nama dirinya sebagai Dewan Penasehat Komite. Namun, kepada tim yang datang itu, Tuan Guru ini dengan tegas menolak untuk menerima honor itu. Bahkan sebaliknya, Tuan Guru sedikit memarahi tim yang datang dengan nada tersinggung.

‘’Cara yang begini yang paling saya tidak setuju, kalian hanya mencari celah untuk mendapat uang saja. Apa sih yang dikerjakan oleh komite ini sehingga harus bagi-bagi honor,’’ tegas TGH Moh Sibawaihi Mutawalli kepada pihak yang mengantarkan honor itu, seperti ditirukan oleh Camat Jerowaru, Lalu Ahmad Zulkifli.

Tidak hanya itu, TGH Moh Sibawaihi juga mengambil gambaran dari pemekaran desa di Lotim. Dengan tegas pula Tuan Guru memberikan contoh banyaknya masalah yang timbul sebagai dampak dari pemekaran desa.

‘’Jangankan pemekaran kabupaten, pemekaran desa saja sudah banyak menimbulkan masalah dan belum tuntas, apalagi pemekaran kabupaten,’’ tegas Tuan Guru lagi yang ditirukan Camat Zulkifli.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *