Kesurupan Massal di MTs Darul Muslim Tundak

KESURUPAN: Siswi MTs Darul Muslimin Tundak, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lotim, mengalami kesurupan massal. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)
KESURUPAN: Siswi MTs Darul Muslimin Tundak, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lotim, mengalami kesurupan massal. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)
KESURUPAN: Siswi MTs Darul Muslimin Tundak, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lotim, mengalami kesurupan massal. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kepala madrasah dan sejumlah guru lainnya di MTs Darul Muslim Tundak, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lotim, dibikin panik dan kelabakan dengan peristiwa ‘’kesurupan massal’’ yang dialami beberapa siswinya, pada Rabu (29/4).

Beruntung, peristiwa kerasukan roh halus itu cepat tertangani oleh beberapa paranormal yang berasal dari sekitar desa tersebut.

Menurut Kepala MTs Darul Muslim Tundak, Abdurrahman kepada Lomboktoday.co.id menuturkan, peristiwa yang menimpa para anak didiknya itu sudah berlangsung tak hanya pada hari ini saja, melainkan mulai sejak Selasa kemarin (28/4).

‘’Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan sudah dua hari berturut-turut kejadian ini, dan berbeda-beda siswi yang terkena hari pertama dan hari kedua ini,’’ tutur Abdurrahman kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (29/4).

Menurutnya, pihak MTs Darul Muslim Tundak merasakan suatu keanehan dan cukup membuat panik semua dewan guru. ‘’Kami cukup panic menghadapi penomena yang di luar dugaan kami akan terjadi. Dan anehnya, tidak hanya terjadi di satu kelas, melainkan merata dari kelas I hingga kelas II ada yang terkena,’’ ungkapnya.

Yang paling membuat pihak madrasah khawatir, menurut salah seorang dewan guru, adalah siswa yang terkena pada hari pertama (Selasa, 28/4), tidak berani masuk sekolah.

‘’Ini yang cukup mengkhawatirkan kami, siswi yang kelas III yang kesurupan tidak berani masuk sekolah. Sementara tanggal 4 Mei mendatang, mereka harus mengukuti Ujian Nasional (UN),’’ ujarnya.

Menghadapi situasi ini, lanjut Abdurrahman, pihaknya akan mendatangi masing-masing wali murid yang putrinya terkena kerasukan mahluk halus ini untuk mengimbau agar putrinya disuruh masuk sekolah seperti biasa, serta akan berupaya meyakinkan putrinya masing-masing bahwa kasus ini tidak akan terjadi lagi.

‘’Kami akan mendatangi para wali murid agar putrinya disuruh masuk sekolah seperti biasa mengingat Senin besok sudah harus ikuti UN,’’ pungkasnya.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *