Pesawat Angkasa Air Terbakar di BIL

‘’Saat PT AP I BIL Menggelar Latihan PKD’’

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Sebuah pesawat Angkasa Air Boing 737-400 PK-BIL dengan flight number BIL 082 yang diberangkatkan dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Internasional Lombok (BIL), mengalami kebakaran saat mendarat di Runway 13 BIL, pada Rabu (13/5), sekitar pukul 08.00 Wita.

TERBAKAR: pesawat Angkasa Air Boing 737-400 PK-BIL dengan flight number BIL 082 terbakar di BIL, Rabu (13/5). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
TERBAKAR: pesawat Angkasa Air Boing 737-400 PK-BIL dengan flight number BIL 082 terbakar di BIL, Rabu (13/5). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Dalam insiden kebakaran pesawat tersebut, setidaknya sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan sejumlah mobil Ambulance, petugas medis, serta pihak kepolisian turun untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi penyelamatan terhadap penumpang.

Itulah yang terlihat dalam latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke-82 tahun 2015 yang digelar oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok (BIL), Rabu (13/5).

Kegiatan PKD yang dipusatkan di BIL itu, melibatkan sebanyak 300 personel, terdiri dari petugas yang ada di BIL, petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, pihak kepolisian, dan siswa-siswi SMAN 1 Praya, Loteng.

Pesawat Angkasa Air itu membawa 180 orang penumpang. Diantaranya; sekitar 70 orang penumpang mengalami pingsan dan luka ringan, 35 orang penumpang luka berat dan tiga orang penumpang tewas terbakar.

Selain itu, kegiatan latihan lainnya yang digelar adalah kegiatan untuk bagaimana menghadapi dan menangkap aksi terorisme yang akan melarikan diri melalui BIL. Serta latihan penanganan gedung yang terbakar.

Operation Director PT Angkasa Pura I BIL, Yushan Sayuti usai kegiatan latihan PKD mengatakan, kegiatan latihan PKD ini dilaksanakan untuk menguji sekaligus mengevaluasi fungsi-fungsi koordinasi, komunikasi dan komando antara unit dan instansi sesuai dengan Airport Emergency Plan dan Airport Security Program.

‘’Tujuan kita lakukan kegiatan ini untuk menguji, melatih, sekaligus memantapkan kemampuan personel sesuai tugas dan fungsinya dalam menghadapi keadaan darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi kapanpun di bandara,’’ katanya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *