Warga Menceh Jadi Korban Penganiayaan

DIRAWAT: Korban penganiayaan saat dirawat di RSUD dr R Seojono Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

‘’Pergelangan Tangan Kiri Putus dan Telinga Korban Sobek’’

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Malang nasib Ketua RT Karang Duntal, Desa Kwangwae, Kecamatan Sakra Timur, Lotim, M Nasir (50 tahun), diduga menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal.  Akibatnya, pergelangan tangan kiri terputus, termasuk juga telinga kirinya sobek di parang kawanan begal tersebut.

DIRAWAT: Korban penganiayaan saat dirawat di RSUD dr R Seojono Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
DIRAWAT: Korban penganiayaan saat dirawat di RSUD dr R Seojono Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kejadiannya berlangsung di jalan raya jurusan Batu Robek menuju Karang Duntal, Desa Kwangwae, pada Minggu malam (17/5), sekitar pukul 21.30 Wita.

Korban saat ini sedang dirawat di RSUD dr R Soejono Selong, Lotim, karena luka yang dideritanya. Begitu juga kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelakunya.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus pembegalan itu bermula dari korban baru habis bertamu ke salah seorang kerabatnya di wilayah Menceh untuk melakukan sosialisasi pencalonan Kades Menceh.

Korban pulang sendirian dengan menggunakan sepeda motor, namun di tengah perjalanan korban di hadang oleh orang tak dikenal yang diperkirakan sebanyak dua orang menggunakan kayu Banten dan Keturi, yang ditaruh di tengah jalan.

Selain itu, korban juga disoroti lampu senter ke arah matanya. Tak lama kemudian, korban langsung di tebas pergelangan tangan kiri dan telinganya sampai putus menggunakan parang oleh pelaku, sehingga membuat korban langsung meninggalkan TKP (tempat kejadian perkara) sambil berteriak minta tolong dalam keadaan mengeluarkan darah segar di pergelangan tangan dan telinganya. Sedangkan pelaku, langsung pergi setelah berhasil menebas korban.

Korban tiba di rumah kepala Dusun Kwangwae Utara untuk meminta tolong, sehingga membuat kadus kaget melihat darah segar yang sedang mengalir di pergelangan tangan dan telinga korban. Sang kadus pun langsung meminta bantuan masyarakat untuk membawa korban ke RSUD dr R Soejono Selong, guna diberikan perawatan intensif.

Sepeda motor dan potongan tangan korban, ditemukan oleh warga untuk kemudian dibawa ke rumahnya. Dan tak lama kemudian setelah kasus itu, petugas kepolisian dating ke TKP untuk mengamankan lokasi.

Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto melalui Kapospol Sakra Timur, AIPTU Lalu Kusmayadi saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan kasus penganiayaan warga Menceh yang dilakukan orang tak dikenal, sehingga menyebabkan pergelangan tangan kiri terputus.

‘’Sekarang ini korban sedang dirawat di RSUD Selong. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku termasuk motifnya, sehingga melakukan perbuatan seperti itu terhadap korban,’’ katanya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.