Pemanfaatan Pasar Baru Masbagik Belum Terealisasi

Kabid Retribusi Dinas PPKA Lotim, L Fauzan Ansyori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kabid Retribusi Dinas PPKA Lotim, L Fauzan Ansyori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kabid Retribusi Dinas PPKA Lotim, L Fauzan Ansyori. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pelaksanaan relokasi pedagang Pasar Masbagik, Lotim, ke lokasi pasar baru, ternyata sampai saat ini belum dapat direalisasikan, meski lokasi pasar baru sudah tuntas pekerjaannya 100 persen.  Belum terealisasinya kegiatan relokasi, terkendala sejumlah alasan teknis.

Pemerintah Kabupaten Lotim rencananya akan merelokasi pedagang setelah ada kepastian pelaksanaan pembangunan pasar lama mulai direnovasi.  ‘’Relokasi akan dilakukan setelah ada kepastian pelaksanaan renovasi pasar lama,’’ kata Kabid Retribusi Dinas PPKA Lotim, L Fauzan Ansyori kepada wartawan di kantornya, Rabu (20/5).

Menurut Ujang, panggilan akrab L Fauzan Ansyori, pemindahan akan dilakukan berbarengan, guna mengurasi terjadinya gesekan atau mereka kembali lagi ke pasar tersebut.  ‘’Kalau dipindah sekarang, dikhawatirkan sebagian akan kembali lagi berjualan di lokasi lama,’’ ungkapnya.

Selaian itu, pasar baru juga masih ada sarana lain yang perlu disiapkan. ‘’Mudah-mudahan setelah lebaran nanti, pemindahan bisa kita lakukan,’’ ujarnya.

Ansyori menjelaskan, rencana pembangunan pasar lama saat ini terus dimatangkan. Proses tender sedang berjalan sebelum pengerjaan fisik sebenarnya dimulai. Rencananya, di pasar lama saat ini akan dijadikan pasar kering seperti elektronik, perkasas, dan meubuler.

Sedangkan pasar baru menjadi tempat menjual barang basah, semisal sayur, daging, dan bahan makanan lainnya. ‘’Jadi, nanti kalau sudah rampung pasar lama itu, pedagang akan kita pisah sesuai jualannya masing-masing,’’ jelasnya.

Terhadap kondisi pasar baru yang diindikasikan digunakan sebagai tempat untuk berbuat mesum dan minum-minuman keras, ia berharap ada langkah tegas dari aparat. Jika benar, hal itu tidak boleh dibiarkan. ‘’Semoga segera bisa pindah, supaya penyimpangan itu hilang karena jadi ramai di sana,’’ pungkasnya.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.