Tingkatkan Produksi Pajale

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi Jagung dan Kedelai (Pajale), di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi NTB, Jalan Peninjauan Narmada, Lobar, Rabu (20/5).
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi Jagung dan Kedelai (Pajale), di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi NTB, Jalan Peninjauan Narmada, Lobar, Rabu (20/5).
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi Jagung dan Kedelai (Pajale), di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi NTB, Jalan Peninjauan Narmada, Lobar, Rabu (20/5).

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH M Zainul Majdi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi Jagung dan Kedelai (Pajale), di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi NTB, Jalan Peninjauan Narmada, Lobar, Rabu (20/5).

Kegiatan yang digelar atas kerjasama Kodam IX/Udayana bersama Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi NTB dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB itu, berlangsung selama dua hari dan dihadiri 64 orang peserta, diantaranya; pejabat terkait seperti kepala Penyuluhan Pertanian kab/kota, kepala Dinas Pertanian, dan Komandan Kodim se-NTB.

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi menyampaikan ucapan terimakasih atas peran perangkat TNI bersama masyarakat dalam upaya memberikan semangat bagi para petani dan keikutsertaannya dalam membangun sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pertanian demi mewujudkan swasembada pangan.

Tuan Guru Bajang (TGB), begitu gubernur NTB ini biasa disapa menjelaskan, kedaulatan pangan merupakan hal yang sangat penting dalam membangun ketahanan nasional. Karena, ketahanan nasional tidak akan bisa tercapai tanpa ketahanan pangan dan tidak mungkin ketahanan pangan terwujud tanpa ketahanan swasembada pangan.

Terwujudnya ketahanan pangan menuju masyarakat NTB yang sejahtera, lanjut orang nomor satu di NTB ini, hanya akan bisa dicapai jika seluruh masyarakat bersinergi dan memaknai upaya itu sebagai tanggungjawab bersama.

Gubernur berharap melalui rakor ini dapat dihasilkan suatu yang akan mejadikan sistem pengelolaan pangan di daerah menjadi lebih baik, sehingga dapat memastikan kecukupan pangan kedepan.

Dalam Rakor tersebut, turut hadir Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian RI, Sumardjo Gatot Irianto, Danrem 162/WB, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, Kepala BKP NTB, Hj Hartina, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikoltura NTB, Mukhlis.(ann/ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.