Erica: Wanita NTB Harus Peduli Kesehatan

2 minutes reading
Monday, 25 May 2015 17:04 0 372 Editor
RAKOR: Suasana Rakor program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia, di ruang rapat TP PKK Provinsi NTB, Senin (25/5).

RAKOR: Suasana Rakor program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia, di ruang rapat TP PKK Provinsi NTB, Senin (25/5).

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Rapat koordinasi program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia, diselenggarakan di ruang rapat TP PKK Provinsi NTB, Senin (25/5).

Rapat yang merupakan tindaklanjut program pencanangan nasional pada 21 April lalu, dibuka oleh Ketua II TP PKK Provinsi NTB, Aisyah Muh Nur, dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Erica Zainul Majdi, serta dinas dan instansi terkait dengan program pencegahan deteksi dini kanker ini.

Program pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia merupakan gerakan nasional yang diinisiasi OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era-Kabinet Kerja). Program ini dicanangkan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Ibu Negara, Hj Iriana Joko Widodo bertepatan dengan Hari Kartini tahun 2015.

‘’Ini merupakan program nasional, PKK dilibatkan karena PKK dinilai punya jaringan yang mengakar rumput, dimulai dari Dasawisma yang anggotanya 10 rumah. Dengan adanya program nasional ini, tentunya kedepannya PKK akan dilibatkan di banyak program nasional lainnya, PKK diamanahkan untuk menjadi kaki tangan OASE di daerah,’’ kata First Lady of NTB ini.

Kanker serviks telah menghilangkan banyak nyawa perempuan di Indonesia, termasuk di NTB. Akibat kanker serviks, setiap satu jam satu orang wanita di Indonesia meninggal karena mengidap kanker ini. Dengan tingkat kematian sampai satu orang per jam, berarti setiap satu hari terdapat sekitar 24 orang.

Oleh karena itu, Hj Erica mengimbau agar seluruh ibu di NTB yang cinta anak, cinta suami, agar segera peduli kesehatan dengan melakukan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

‘’Kalau ibu-ibu cinta diri sendiri, anak-anak, dan suami, mari segera peduli kesehatan dengan tes IVA untuk mendeteksi kanker serviks sedini mungkin,’’ ungkapnya.

Rapat koordinasi ini dirangkaikan dengan sosialisasi program, informasi kebijakan pencegahan kanker pada perempuan oleh perwakilan dinas kesehatan, informasi pelaksanaan deteksi dini kanker serviks di Pulau Lombok oleh pimpinan FCP Lombok dan ditutup dengan Pembentukan Tim Koordinasi Provinsi untuk mempermudah pelaksanaan program ini di NTB.(dende/ar/dra/ltd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA