Siswa SMAN 1 Selong Terus Lakukan Aksi Mogok

HEARING: Kepala SMAN 1 Selong, Abdurahim dan para siswa saat melakukan hearing menyelesaikan kemelut yang terjadi di SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
HEARING: Kepala SMAN 1 Selong, Abdurahim dan para siswa saat melakukan hearing menyelesaikan kemelut yang terjadi di SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
HEARING: Kepala SMAN 1 Selong, Abdurahim dan para siswa saat melakukan hearing menyelesaikan kemelut yang terjadi di SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Selong, Lombok Timur, terus melakukan aksi mogok belajar, karena dari pihak sekolah dan Dinas Dikpora Lotim belum merespon apa yang menjadi tuntutan siswa yakni meminta Kasek SMAN 1 Selong, Abdurahim, diberhentikan dari jabatannya sebagai kasek.

Kasek tersebut dinilai tidak bisa membawa kemajuan bagi SMAN 1 Selong. Begitu juga dengan kebijakannya, selalu merugikan semua pihak yang ada di SMAN 1 Selong. Sehingga, hal ini harus cepat mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah agar tidak terus berlarut-larut.

Untuk menyelesaikan kisruh yang terjadi di SMAN 1 Selong, kasek bersama komite dan siswa melakukan kegiatan hearing di musalla sekolah, pada Rabu (27/5). Tapi, dalam hearing itu tidak membuahkan hasil diantara kedua belah pihak. Sehingga membuat para siswa tetap untuk melakukan aksi mogok belajar.

‘’Kami minta kepada pemerintah daerah dan Dinas Dikpora Lotim untuk segera menyelesaikan persoalan ini dengan mengganti kasek,’’ kata juru bicara siswa, Khalid, di hadapan para guru dan siswa.

Khalid mengatakan, sebenarnya dirinya bersama rekan siswa lainnya sudah lama bersabar terhadap kebijakan kasek yang dinilai merugikan keluarga besar SMAN 1 Selong. Prestasi siswa akan turun dengan masalah yang terjadi di SMAN 1 Selong. Dimana, muaranya berada di kasek, selaku pihak yang memegang kebijakan tersebut. Bahkan, parahnya lagi, kasek selama ini bisa dihitung berapa kali masuk kelas, sehingga melupakan kewajibannya menjadi seorang guru dan pendidik.

‘’Kami baru akan berhenti melakukan aksi mogok belajar kalau kasek berhenti dan diturunkan dari jabatannya,’’ teriak para siswa SMAN 1 Selong sembari memutuskan melalui pengeras suara akan tetap melakukan aksi mogok.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Selong, Abdurahim menyampaikan, apa yang menjadi tuntutan siswa untuk meminta dirinya mundur, masih dalam proses di Dinas Dikpora Lotim. Karena yang mengangkat dirinya sebagai kasek adalah dinas. ‘’Tuntutannya masih diproses di Dinas Dikpora Lotim. Saya minta kepada siswa untuk tetap belajar demi kemajuan sekolah ini,’’ katanya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.