Mogok Belajar SMAN 1 Selong Berlanjut

407
SELESAIKAN MASALAH SMAN 1 SELONG: Suasana penyelesaian masalah SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

‘’Kadis Dikpora Lotim Bungkam’’

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Aksi mogok belajar di SMAN 1 Selong, Lombok Timur, terus berlanjut. Karena, sampai saat ini belum ada respon dari Kepala SMAN 1 Selong, Abdurrahim, untuk mengundurkan diri dari jabatannya sesuai tuntutan ratusan siswanya.

SELESAIKAN MASALAH SMAN 1 SELONG: Suasana penyelesaian masalah SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
SELESAIKAN MASALAH SMAN 1 SELONG: Suasana penyelesaian masalah SMAN 1 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lotim, Mahsin bungkam saat dimintai keterangannya oleh para wartawan di pendopo bupati Lotim, Kamis (28/5), terkait penyelesaian kisruh yang terjadi di SMAN 1 Selong, yang menyebabkan terjadinya aksi mogok belajar dan tidak masuk sekolah ratusan siswanya.  ‘’Nanti dulu,’’ kata Mahsin singkat sambil berlalu bersama Kepala BPMPD Lotim, H Syamsudin.

Bahkan saat dikejar lagi oleh para wartawan, Kadis Dikpora Lotim, Mahsin langsung naik ke atas mobil dinasnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Selong, Suhairi mendatangi kasek sekolah setempat untuk mempertanyakan masalah tidak masuknya semua siswa SMAN 1 Selong. Mengingat hal ini merugikan semua pihak, lantaran tidak bisa berlangsungnya kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Bahkan, penyelesaian yang terjadi mendapatkan intervensi dari Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, Sudirman, yang meminta kepada pihak guru, pembina Osis dan komite sekolah untuk menghadirkan siswa agar masuk sekolah besok pagi (Jumat, Red). Padahal yang memiliki tugas untuk menyelesaikan persoalan ini adalah Dinas Dikpora Lotim.

‘’Kami minta agar pihak guru, komite untuk meminta semua siswa disuruh masuk sekolah. Mengenai masalah yang terjadi ini, berikan kasek memperbaiki kesalahannya selama tiga bulan,’’ kata Sudirman.

Apa yang disampaikan kepala Bakesbangpoldagri Lotim itu, mendapatkan kritikan dari Ketua Komite Sekolah, M Suhairi. Ia menegaskan, pihaknya tidak berani memberikan jaminan mengenai apakah siswa bisa masuk atau tidak. Karena, kuncinya ada sama kasek sendiri yang dinilai oleh siswa merupakan akar permasalahannya.

‘’Akar permasalahannya ada pada kasek sendiri, yang diminta mundur dari jabatannya sebagai kasek oleh siswa. Sebelum ada surat pernyataan untuk mundur, tentu siswa tetap akan melakukan aksi mogok belajar seperti ini,’’ katanya.

Dari hasil pertemuannya itu, lanjut Suhairi, pihak kasek membuat surat pernyataan untuk mundur sebagai kepala SMAN 1 Selong, dan bersedia untuk dipindahkan kemana saja sesuai kebijakan Dinas Dikpora Lotim.

Masalah seperti ini baru kali ini terjadi, sehingga hal ini sangat disayangkan, dan harus segera dicarikan solusi penyelesaian, agar semuanya tidak ada yang dirugikan.

‘’Aksi yang dilakukan siswa ini, murni tanpa ada yang menunggangi di belakang, apalagi siswa yang masuk di sekolah ini adalah orang-orang pilihan,’’ ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepal SMAN 1 Selong, Abdurahim hanya bisa pasrah dengan kondisi yang terjadi di sekolah yang dipimpinnya, dan tidak terlalu banyak bicara.(SR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here