Kompetensi Kepemimpinan Indikator Kinerja PNS

POSE: Para peserta Diklatpim pose bersama pada acara Penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Pemerintah Provinsi NTB, di kantor BKD Provinsi NTB, Kamis (11/6).
POSE: Para peserta Diklatpim pose bersama pada acara Penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Pemerintah Provinsi NTB, di kantor BKD Provinsi NTB, Kamis (11/6).
POSE: Para peserta Diklatpim pose bersama pada acara penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Pemerintah Provinsi NTB, di kantor BKD Provinsi NTB, Kamis (11/6).

MATARAM, Lomboktoday.co.id – PNS merupakan salah satu komponen utama kemajuan bangsa sekaligus pemimpin dalam masyarakat. Sebagai pemimpin, PNS harus memiliki kemampuan untuk memimpin anak buah dan terutama diri sendiri. Kompetensi kepemimpinan menjadi salah satu indikator penting bagi kinerja PNS. Demikian disampaikan Asisten I Bidang Tata Praja dan Aparatur Setda Provinsi NTB, Dr Abdul Hakim dalam acara Penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Pemerintah Provinsi NTB, di kantor BKD Provinsi NTB, Kamis (11/6).

‘’Peserta Diklatpim diharapkan mampu memenuhi kriteria pemimpin yang sebenarnya, yang tidak saja sesuai kebutuhan organisasi, namun juga mempunyai kompetensi kepemimpinan secara personal dan kemampuan manajerial yang handal,’’ katanya.

Abdul Hakim mengatakan, Diklatpim merupakan bagian dari pembinaan karir para pejabat struktural dalam kerangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.  Diklatpim kali ini diikuti oleh 40 peserta dan setiap peserta diwajibkan untuk membuat sebuah proyek perubahan yang diimplementasikan ke tempat dimana ia ditempatkan bekerja.

Proyek perubahan yang memiliki kualifikasi terbaik dan efek yang positif bagi kemajuan organisasi, menjadi ukuran utama kelulusan peserta. Dalam Diklatpim ini diperoleh lima peserta dengan program perubahan terbaik, diantaranya; Muhammad Baihaki (Biro Umum Setda Provinsi NTB), dengan program; proyek perubahan integrasi sistem informasi manajemen berbasis IT dalam penatausahaan barang-barang milik daerah. Mashun (Dinas Dikpora NTB), dengan program; proyek perubahan implementasi perumusan kebijakan tentang teknis pendataan dengan sistem online melalui pola manajemen plasmatik. Hj Irma Marfiyani Marakarma (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB), dengan program; proyek perubahan peningkatan pengolahan kerupuk kulit dengan penambah cita rasa pada kerupuk kulit. RAM (Sekretariat Bakorluh NTB), dengan program; proyek perubahan pengendalian surat pertanggung jawaban uang persediaan. Dan Firmansyah (Dinas Kehutanan NTB), dengan program; proyek perubahan implementasi kemitraan kawasan wisata alam dalam rangka efisiensi perseolan hutan.

Di akhir acara, Asisten I mengingatkan setiap peserta untuk terus menjalankan program perubahan yang telah dirintisnya dan menjadi PNS dengan inisiatif tinggi demi kemajuan NTB kedepannya.  ‘’Intinya, detelah mengikuti Diklatpim ini, ibu/bapak selanjutnya akan semakin mampu memimpin dan bersikap sebagai pemimpin yang baik. Karena sebagai ‘’eksekutor’’ tingkat pertama dari program dan kegiatan pemerintahan, saudara-saudaralah yang akan mengawali suksesnya eksekusi program/kegiatan tersebut,’’ ungkapnya.(ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.