Kantor DPRD Lotim akan Dibangun Tiga Lantai

BINCANG-BINCANG: Bupati Lotim, HM Ali BD bersama Ketua DPRD Lotim, HM Khaerul Rizal saat berbincang-bincang mengenai masalah pembangunan kantor DPRD Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
BINCANG-BINCANG: Bupati Lotim, HM Ali BD bersama Ketua DPRD Lotim, HM Khaerul Rizal saat berbincang-bincang mengenai masalah pembangunan kantor DPRD Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
BINCANG-BINCANG: Bupati Lotim, HM Ali BD bersama Ketua DPRD Lotim, HM Khaerul Rizal saat berbincang-bincang mengenai masalah pembangunan kantor DPRD Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur akan dibangun tiga lantai. Dan rencananya akan mulai dibangun pada 2016 mendatang. Hanya saja, berapa nilai anggarannya, sampai saat ini belum ditentukan.

Dan pihak Pemerintah Kabupaten Lotim dalam hal ini Bupati Lotim, HM Ali BD sudah menyetujui mengenai pembangunan kantor DPRD Lotim itu.

‘’Tahun 2016 mendatang, kantor DPRD Lotim akan dibangun tiga lantai,’’ kata Ketua DPRD Lotim, HM Khaerul Rizal kepada wartawan di kantor DPRD Lotim, Rabu (17/6).

Saat ini, kata Khaerul Rizal, biaya perencanaan saja untuk pembangunan kantor DPRD Lotim itu mencapai Rp500 juta. Tapi, itu masih bisa dikurangi, dan tergantung dari perencanaan yang ada. Karena bila melihat kantor DPRD Lotim yang ada saat ini sudah memprihatinkan, maka sudah saatnya untuk dibangun kantor baru. Agar pekerjaan yang dilakukan dewan bisa berjalan baik.

‘’Kalau melihat kantor DPRD yang ada di kabupaten/kota di NTB, hanya Lotim saja yang kondisi bangunan gedungnya sudah hancur. Kalau direhab, tentunya akan banyak kerugian daerah,’’ ungkapnya.

Khaerul Rizal menjelaskan, selama dalam pembangunan kantor DPRD Lotim nanti, maka semua aktivitas dewan untuk sementara akan dipindahkan ke gedung PHI Selong.

Yang jelas, lanjutnya, pembangunan kantor DPRD Lotim menjadi targetnya, agar segera direalisasi. Mengingat saat ini saja, semua fraksi masih berebut ruangan. Bahkan dalam setiap hearing, seringkali menggunakan ruang sidang utama.

‘’Kalau melihat di kabupaten lain, hearing tidak pernah menerima masyarakat di ruang paripurna, terkecuali DPRD Lotim,’’ ujanya.

Hal senada disampaikan Bupati Lotim, HM Ali BD. Ia mengatakan, Pemkab Lotim setuju dengan pembangunan kantor DPRD Lotim yang baru, mengingat kondisi kantor tersebut yang sungguh memprihatinkan.

Pembangunan kantor dewan itu akan dilakukan pada 2016 mendatang, dan saat ini masih dalam perencanaan untuk menuju proses pembangunan.

‘’Kita inginkan tempat duduknya seperti parlemen Inggris. Jangan diberikan para pendemo masuk untuk menghujat dewan yang terhormat itu,’’ ungkap Ali BD.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.