Dinas STT Lotim Kalah Gesit Oleh Tekong

Kepala Dinas STT Lotim, HM Aminulloh. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kepala Dinas STT Lotim, HM Aminulloh. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Dalam memberikan informasi detail terhadap calon Tenaga Kerja Inonesia (CTKI), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lombok Timur kalah gesit oleh para tekong. Bahkan, pihak dinas sendiri kesulitan memberikan pemahaman kepada paca calon TKI tersebut.

‘’Harus kita akui, kami kalah gesit dengan tekong dalam memberikan informasi kepada para calon TKI,’’ kata Kepala Dinas STT Lotim, HM Aminulloh kepada wartawan di kantornya, Kamis (18/6).

Aminulloh mengatakan, saat ini dirinya fokus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar para calon TKI yang sudah resmi, tidak menempuh menjadi TKI jalur illegal. Sebab, hal itu akan memunculkan permasalahan dan kesulitan bagi TKI itu sendri selama bekerja di negara tujuan.

‘’Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk menekan pemberangkatan para calon TKI melalui jalur illegal ini memang penting, tapi saat ini kita konsentrasi pada yang resmi agar tidak illegal dulu,’’ ungkapnya.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat Lotim, bila berangkat menjadi calon TKI untuk tidak menggunakan jalur gelap (illegal). Terlebih modus yang ditemukannya menggunakan paspor plancong.

Pihaknya mengaku pernah sengaja memilih jam penerbangan pagi hari, dan menemukan warga Lombok Timur di dalam pesawat hendak menuju Jakarta. Saat ia tanya tujuannya setelah Jakarta, ia dijawab oleh warga itu bahwa akan menuju Batam, dan selanjutnya menyeberang ke Malaysia.

‘’Saya kaget, saat jurusan Batam dipanggil di bandara. Ternyata sekitar 25 orang itu dari Lotim. Orang yang saya tanya waktu di dalam pesawat, ternyata mereka berangkat diajak temannya,’’ tuturnya.

Dengan fenomena ini, tentu membuatnya sangat miris. Karena, masyarakat berani mengambil resiko sebagai TKI menggunakan paspor dan visa pelancong tersebut. Sehingga hal itu akan menjadi konsentrasinya untuk menekan TKI agar tidak menggunakan jalur illegal.

‘’Kita juga akan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), agar betul-betul melakukan control di bagian pencatatan, agar tidak terjadi manipulasi nama dan umur,’’ ujarnya.

Pihaknya juga berharap kepada masyarakat Lotim untuk selalu mengakses informasi pada Dinas STT, agar keberangkatannya sebagai TKI itu tidak melalui jalur illegal.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *