BKD-Diklat Lotim Ingatkan PNS Jangan Terjebak Poligami

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD-Diklat) Lombok Timur mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lotim agar jangan terjebak dengan kasus poligami. Karena, hal ini akan merugikan bagi PNS yang bersangkutan.

‘’Kami selalu ingatkan kepada PNS agar jangan terjebak dengan masalah poligami,’’ kata Kepala Bidang Penegakan Disiplin BKD dan Diklat Lotim, Zarkasi kepada wartawan di kantornya, Sabtu (20/6).

Zarkasi mengatakan, melakukan poligami itu tidak semudah apa yang diinginkan. Karena, harus memenuhi berbagai persyaratan sesuai aturan yang ada. Diantaranya, harus memperoleh ijin dari isteri pertama dan atasan dari PNS yang bersangkutan.

Terlebih lagi dengan aturan yang dibuat oleh Pemkab Lotim melalui Peraturan Bupati (Perbub) tentang masalah poligami, yang harus mengeluarkan uang sebesar Rp1 juta bagi yang ingin berpoligami.

‘’Yang jelas, semua perkawinan itu tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA), dan mendapatkan akta nikah. Menikah lagi sudah masuk dalam poligami, karena belum ada vonis dari pengadilan tentang bercerai,’’ ungkapnya.

Mantan Kasubag Publikasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setdakab Lotim ini menjelaskan, sampai saat ini jumlah PNS di Lotim yang mengajukan poligami hanya satu orang. Itu setelah memperoleh persetujuan dari isteri pertama dan telah melengkapi semua persyaratannya.

Namun, pihaknya tetap melakukan proses dan kross chek sesuai aturan yang ada, agar kalau terjadi apa-apa pihaknya tidak disalahkan, karena sudah memiliki data atau dokumen yang lengkap.  ‘’Hingga saat ini, belum ada laporan yang kami terima mengenai masalah poligami tersebut,’’ ungkapnya.(SR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.