Pelaku Begal Rambah Kota Selong

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kasus pembegalan sepeda motor, kini tidak saja terjadi di wilayah pedesaan. Tapi, sudah merambah ke wilayah perkotaan yakni Kota Selong yang merupakan ibukota Kabupaten Lotim.

Buktinya, pada Senin malam (06/7), sekitar pukul 19.30 Wita, di jalan jurusan Sekarteja-eks Pasar Selong, tepatnya di belakang MTs Muallimat NW Pancor, telah terjadi kasus pembegalan dengan korban, Yayan, warga Pancor Jorong, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lotim.

Sepeda motor Suzuki FU milik korban raib di rampas kawasan begal yang diperkirakan berjumlah enam orang. Kasusnya sudang ditangani aparat kepolisian, guna proses pengembangan penyelidikan lebih lanjut, meski korban sendiri tidak mau melaporkan kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus pembegalan ini bermula dari korban sendirian menggunakan sepeda motor Suzuki FU datang dari arah jurusan Sekarteja menuju arah eks Pasar Selong. Tapi, pada saat melintas di belakang MTs Muallimat NW Pancor, korban langsung dihentikan sepeda motornya oleh kawanan begal, sambil menodongkan parang ke arah korban. Pelaku pembegalan berjumlah enam orang itu, menggunakan sepeda motor Suzuki FU dan Vario.

Korban yang ditodongkan parang, tidak bisa berbuat apa-apa, terlebih lagi situasi pada saat itu sangat sepi. Sehingga, pelaku langsung merampas sepeda motor korban dan membawa kabur ke arah jurusan Sekarteja. Setelah sepeda motornya diambil, korban meminta bantuan kepada warga sekitarnya untuk mengejar pelaku, tapi tidak berhasil dikejar.

Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto melalui Kapolsekta Selong, IPTU Zaenudin Basri saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus pembegalan di belakang MTs Muallimat NW Pancor. ‘’Kasusnya masih dalam pengembangan penyelidikan petugas, mengingat saat ini masih meminta keterangan dan bukti-bukti,’’ katanya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.