Kejari Selong Janji Tindaklanjuti Dua Kasus Korupsi

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Dari sekian banyak kasus korupsi yang kini tengah ditangani pihak Kejaksaan Negeri Selong, setidaknya hanya dua kasus yang akan ditindaklanjuti usai lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah mendatang.

Dua kasus dimaksud yakni kasus dugaan korupsi pada proyek Gili Bidara dan kasus dugaan penyelewengan dana ADD (Anggaran Dana Desa) di Desa Dames Damai.

‘’Pokoknya selesai lebaran nanti akan ada informasi dan babak baru terkait dua kasus dugaan korupsi itu,’’ kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong, Nur Rahman kepada wartawan di kantornya, Kamis (09/7).

Meskipun pihak Kejari Selong telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial AS pada kasus Gili Bidara sebagai tersangka, dan Kepala Desa Dames Damai berinisial BH juga sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan dana ADD, namun belum ada satupun diantara para tersangka tersebut yang ditahan.

Ketika ditanya terkait belum ditahannya para tersangka, dengan diplomatis Kajari Selong, Nur Rahman  meminta para awak media ini untuk bersabar. ‘’Ya tunggu saja, yang jelas akan ada perkembangan baru selesai lebaran nanti,’’ ungkapnya.

Seperti diketahui, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong, Fredy Hadianto pernah menegaskan, kedua tersangka dalam waktu dekat akan segera ditahan, namun penahanan para tersangka masih ditunda karena para tersangka tengah mempersiapkan kuasa hukum.

‘’Atas kedua kasus ini, negara diduga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dan akan dikembangkan sedetail mungkin, sehingga kerugian negara yang sebenarnya, nanti akan bisa terkuak di persidangan,’’ ujarnya.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published.