Sejumlah Perusahaan di Loteng Belum Penuhi UMK

2 minutes reading
Monday, 13 Jul 2015 16:02 0 395 Editor

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Lombok Tengah, masih banyak yang menggaji (memberikan upah) sesuai standar Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Selain itu, banyak juga perusahaan yang belum mendaftarkan para pegawainya/karyawannya di Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan sesuai aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.

‘’Dari total jumlah perusahaan yang ada di Loteng, baru hanya sekitar 12 persen yang sudah memenuhi standar UMK. Sedangkan sisanya masih banyak yang belum memenuhi standar UMK,’’ kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Loteng, Muh Nazili kepada wartawan di kantornya, Senin (13/7).

Karena itu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mendorong hal itu. Agar semua perusahaan yang ada di Loteng ini bisa memenuhi standar UMK dan mendaftarkan pegawainya ke BPJS.

Adapun perusahaan yang telah memenuhi standar gaji itu, rata-rata perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel-hotel dan restaurant, yang berada di wilayah pantai Loteng. Sementara perusahaan yang berada di Praya, rata-rata belum memenuhi standar UMK.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Di saat segala kebutuhan pokok yang saat ini serba naik, di sisi lain perusahaan yang ada hanya mementingkan keuntungan dan tidak memperhatikan karyawannya yang bekerja keras.

‘’Mereka seharusnya digaji minimum Rp1,2 juta lebih, tapi faktanya ada yang digaji hanya Rp400 ribu per bulan,’’ ungkapnya.

Pada bulan suci Ramadhan ini, biasanya para pegawai dalam sebuah perusahaan juga harus menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang jumlahnya sebesar 2 kali lipat dari gaji yang diterimanya. Tapi mengenai kepastian itu, pihaknya masih menunggu Surat Edaran Menteri.(ROS)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA