Kabag Kesra Lotim Siap Dipanggil dan Periksa

‘’Terkait Pendistribusian Paket Ramadhan’’

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lombok Timur, Tony Satria Wibawa mengaku siap untuk dipanggil dan diperiksa oleh aparat penegak hukum. Baik itu oleh pihak kepolisian maupun kejaksaan terkait masalah pendistribusian paket Ramadhan yang diduga bermasalah.

‘’Saya siap dipanggil dan diperiksa mengenai masalah paket Ramadhan tersebut,’’ kata Kabag Kesra Setdakab Lotim, Tony Satria Wibawa saat dikonfirmasi wartawan melalui via ponselnya, Rabu (22/7).

Sampai saat ini, kata Tony, pihaknya belum menerima surat panggilan dari penyidik Polres Lotim, meski masalah paket Ramadhan ini sedang dibidik oleh pihak kepolisian. Sebagai warga negara yang baik, pihaknya memang harus menghormati proses hukum, dan akan memberikan keterangan sesuai tugas pokok dan fungsinya sebagai Bagian Kesra yang menangani masalah paket Ramadhan tersebut.

‘’Kalau saya dipanggil, tentunya akan memberikan keterangan sesuai dengan tufoksi saya. Kami telah melakukan proses tender sesuai aturan yang ada,’’ ungkapnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Bupati Lombok Timur, HM Ali BD mengaku dibuat pusing dengan masalah paket Ramadhan yang diadakan Pemerintah Kabupaten Lotim, yang menelan anggaran Rp21 miliar untuk disalurkan ke 80 ribu kepala keluarga (KK) fakir miskin atau masyarakat kurang mampu di daerah Lotim.

‘’Terus terang, saya pusing dengan masalah paket Ramadhan tersebut. Saya juga baru saja memarahi tiga orang kades yang datang ke saya untuk mengeluh dan minta jatah ditambah masalah paket Ramadhan,’’ kata Ali BD.

Selain dibuat pusing dengan masalah tiga kades yang mengadu masalah paket Ramadhan yang jatahnya kurang, dirinya juga pusing dengan masalah paket Ramadhan yang dinilai bermasalah.

Karena, kasus paket Ramadhan tahun lalu juga masih ditangani kepolisian. Dan sekarang lagi ada masalah, tentunya hal ini menjadi masalah baru bagi dirinya.

‘’Seringkali saya ingatkan kepada petugas yang menangani masalah paket Ramadhan ini untuk lebih berhati-hati dan teliti lagi, agar kedepannya tidak berhadapan dengan proses hukum,’’ tegas Ali BD.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.