Gubernur NTB Buka Kegiatan Advokasi dan KIE

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka pelaksanaan kegiatan Advokasi dan Kependudukan Informasi dan Edukasi (KIE) yang diselenggaraklan oleh BKKBN bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka pelaksanaan kegiatan Advokasi dan Kependudukan Informasi dan Edukasi (KIE) yang diselenggaraklan oleh BKKBN bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat membuka pelaksanaan kegiatan Advokasi dan Kependudukan Informasi dan Edukasi (KIE) yang diselenggaraklan oleh BKKBN bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI.

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Pelaksanaan kegiatan Advokasi dan Kependudukan Informasi dan Edukasi (KIE) yang diselenggaraklan oleh BKKBN bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI, berjalan sesuai rencana yang telah diagendakan BKKBN Perwakilan Propinsi NTB sebagai tuan rumah tempat  penyelenggaraan.

Pelaksanaan Advokasi dan KIE yang berlangsung di Hotel Lombok Raya Mataram, Selasa (04/8), dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr TGH M Zainul Majdi, ketua Komisi IX DPR RI, Komisi V DPRD NTB, Hj Wartiah, Asisten II Setda Propinsi NTB, HL Gita Ariyadi dan kepala SKPD terkait.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi dalam sambutannya menyampaikan, pada hakekatnya pembangunan sosial jauh lebih penting dari pada pembangunan ekonomi.  Ia juga  mengungkapkan, selama dirinya menjadi gubernur kurang lebih tujuh (7) tahun merasakan betapa beratnya pembangunan sosial. Karena, pembangunan sosial jauh lebih kompleks dan jauh lebih rumit. Kenapa demikian, karena pembangunan sektor sosial itu terkait langsung dengan pembangunan SDM. Itu sebabnya Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusup Kalla menjadikan program pembangunan SDM dengan tag line ‘’Revolusi Mental’’.

‘’Jika pada masa tertentu, kita telah mengabaikan program Keluarga Berencana yang disebabkan karena KB jaman dulu berkembang pada zaman orde baru. Maka apa yang telah diprogramkan dulu yang mendatangkan kebaikan, maka harus dilanjutkan dan ditingkatkan,’’ kata Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi.

Tuan Guru Bajang (TGB), begitu sapaan gubernur NTB ini menceritakan, dulu betapa sulitnya mengkampanyekan program imunisasi. Karena, ada anggapan masyarakat, bahan yang ada dalam zat tetes imunisasi kurang baik, tapi lantaran pendekatan program ini di advokasi dengan tokoh Agama yaitu Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainudin Abdul Majid Pancor yang langsung meneteskan cairan imunisasi kepada bayi pada waktu itu, maka polemik itu menjadi selesai dan masyarakat langsung dapat menerima program pemerintah pada saat itu pula. Oleh karena itu, advokasi dengan tokoh agama sangat penting.(sul/ar/dra/ltd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here