Parangin Orang, Pelaku Dikerangkeng

DIKERANGKENG POLISI: Pelaku inisial P (31 tahun), warga Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, dikerangkeng polisi. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
DIKERANGKENG POLISI: Pelaku inisial P (31 tahun), warga Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela,  Lombok Timur, dikerangkeng polisi. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
DIKERANGKENG POLISI: Pelaku inisial P (31 tahun), warga Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, dikerangkeng polisi. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id –  Apes nasib inisial P (31 tahun), warga Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela,  Lombok Timur, gara-gara parangin kepala orang, akhirnya pada Rabu (12/8), digelandang polisi ke sel tahanan Mapolres Lotim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto didampingi Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (12/8) membenarkan bila tim Buser Polres Lotim telah menangkap inisial P di rumahnya. Pasalnya, pelaku tersangkut kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban terbaring di rumah sakit.

Kasus penganiayaan yang dilakukan P terhadap korban Ramli Ahmad (18 tahun), warga Dasan Geres, Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, terjadi pada Selasa malam (11/8), di lokasi hiburan Janggeran yang diadakan oleh salah seorang warga setempat.

Akibat perbuatan P itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala belakang, lantaran tebasan parang pelaku. Atas kejadian ini, korban pada malam itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

‘’Berdasarkan laporan korban, pelaku kurang dari 12 jam berhasil diamankan tim buser. Dan pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lotim,’’ katanya.

Menurut Kasat Reskrim, AKP Haris Dinzah, kasus penebasan itu terjadi di lokasi tontonan Janggeran (Cilokak, kesenian khas Lombok) yang digelar di Desa Aikdewa, diduga berawal dari ketersinggungan. Pelaku diduga tersinggung dengan sikap korban, sekitar jam 02.00 Wita, saat pelaku bertemu korban, langsung melayangkan parang yang dibawanya ke arah kepala belakang korban.

Aksi pelaku ini sempat menggegerkan warga setempat. Saat kejadian, pelaku berhasil kabur dari amukan massa, dan ditangkap saat berada di rumahnya bersama barang bukti parang yang digunakan untuk menganiaya korbannya.

‘’Kasus ini masih kita dalami, apakah ada pelaku lain atau tidak. Yang penting pelaku utama telah diamankan untuk  menghindari kasus ini meluas. Kasus ini menjadi atensi pak kapolres, sehingga langsung bergerak, agar tidak meluas dan situasi tidak memanas, apalagi sampai terjadi perang kampung,’’ ungkapnya.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.