Pulang Nonton, Warga Sukarara Diparang

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Malang nasib menimpa Joni. Pasalnya, warga Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur itu, menjadi korban penganiayaan dan penebasan pada saat pulang menonton dari lapangan umum Keruak, pada Senin malam (17/8), sekitar pukul 22.30 Wita. Kejadiannya berlangsung di jalan raya jurusan Keruak-Pancor.

Akibatnya, korban mengalami luka tebas hingga robek di tangan kiri dan punggung sebelah kanan. Sehingga korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus penebasan ini bermula ketika korban pulang menonton dari lapangan umum Keruak. Tapi, di tengah perjalanan pulang itu, yakni di wilayah Sepit, korban dihadang oleh orang tak dikenal, dan langsung dianiaya menggunakan parang. Sehingga menyebabkan korban mengalami luka tebas hingga robek di tangan kiri dan di punggung sebelah kanan.

Setelah menganiaya korban, pelaku pun langsung kabur meninggalkan korban yang saat itu sudah dalam keadaan luka parah. Korban pun berteriak minta tolong, sehingga warga sekitarnya yang mendengar teriakan minta tolong itu langsung menghampiri korban.

Begitu melihat luka korban, warga langsung memberikan pertolongan dengan membawanya ke Puskesmas terdekat, lebih-lebih luka yang diderita korban sangat parah.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto melalui Kapolsek Keruak, AKP Ketut Subiase belum bisa dihubungi ketika dikonfirmasi via ponselnya mengenai kasus yang terjadi di wilayah hukum Polsek Keruak itu.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.