Amdal PT TWBI Masih Proses

Kepala BLHPM Lotim,H R Mulyanto Tejo Kusumo. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Kepala BLHPM Lotim,H R Mulyanto Tejo Kusumo. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Kepala BLHPM Lotim,H R Mulyanto Tejo Kusumo. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Penanaman Modal (BLHPM) Lombok Timur, H R Mulyanto Tejo Kusumo menegaskan mengenai hasil Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) PT Tirta Wahana Bali International (TWBI) masih dalam proses. Padahal, Amdal ini menjadi hal yang sangat penting untuk melakukan kegiatan selanjutkan bagi perusahaan tersebut.

‘’Hasil Amdal itu menentukan kegiatan selanjutnya bagi TWBI di Lotim,’’ kata Mulyanto Tejo Kusumo kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/8).

Menyangkut Amdal ini, kata Mulyanto, pihak perusahaan sudah memaparkan di Kementerian Lingkungan Hidup, termasuk juga pendapat para pakar maupun ahli yang mumpuni di bidangnya mengenai masalah rencana TWBI dalam melakukan pengerukan pasir tersebut.

Sehingga, ini pihaknya masih tunggu. Karena, dalam Amdal itu, nanti akan tertlihat apakah memiliki dampak negatif yang besar terhadap pengerukan tersebut atau tidak. Tapi yang jelas, pemerintah daerah telah memberikan ijin prinsip kepada pihak perusahaan.

‘’Memang ijin prinsip tidak bisa menjadi alasan bagi perusahaan untuk melakukan aktivitas pengerukan. Dan tanpa adanya dokumen lingkungan, tidak bisa diberikan untuk melakukan aktivitas,’’ ungkapnya.

Mulyanto menjelaskan, rencananya pihak PT TWBI akan melakukan pengerukan pasir laut dengan jumlah 15 juta m3. Yang dimulai dari paling ujung Utara perairan Lotim sampai perairan Tanjung Luar. Dan hasil pengerukan itu akan dibawa ke Tanjung Benoa Bali untuk dilakukan penimbunan laut. ‘’Kalau hasil kajian Amdalnya nanti menyatakan sudah tidak ada masalah, maka warga tidak boleh melakukan penolakan,’’ ujarnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.