Dua Cabup Loteng Mangkir dari Ikrar Pilkada Damai 2015

TIDAK LENGKAP: Para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Loteng menyampaikan ikrar Pilkada Damai 2015, terkecuali cabup nomor urut 3 dan cabup nomor urut 5, keduanya mangkir dari penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
TIDAK LENGKAP: Para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Loteng menyampaikan ikrar Pilkada Damai 2015, terkecuali cabup nomor urut 3 dan cabup nomor urut 5, keduanya mangkir dari penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
TIDAK LENGKAP: Para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Loteng menyampaikan ikrar Pilkada Damai 2015, terkecuali cabup nomor urut 3 dan cabup nomor urut 5, kedua cabup tersebut mangkir dari penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Dua orang calon bupati dari lima pasangan cabup peserta Pilkada Loteng 2015, ternyata mangkir dari penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015 yang digelar Komisi Pemilihan Umum Loteng, di Bencingah Adiguna Praya, Loteng, Minggu sore (06/9), sekitar pukul 16.00 Wita.

Kedua cabup Loteng yang dimaksud yakni cabup Loteng pasangan nomor urut 3, TGH Lalu Gede Sakti dan cabup pasangan nomor urut 5, HL Suprayatno. Sehingga, kedua pasangan calon ini tidak lengkap, karena hanya dihadiri oleh calon wakilnya saja.

Padahal, penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015 ini merupakan kegiatan yang sangat penting, yang diselenggarakan oleh KPU Loteng. Pasalnya, ikrar Pilkada Damai 2015 tersebut harus dibacakan dan ditandatangani oleh semua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Loteng di depan publik.

Sejumlah masyarakat Loteng ketika ditemui Lomboktoday.co.id mengaku sangat menyayangkan dengan ketidakhadiran dua calon bupati Loteng tersebut. Karena, sikap seperti itu dianggapnya sebagai sebuah ketidak-konsistennya seorang calon.

‘’Belum terpilih saja sudah menunjukkan sikap seperti itu, apalagi nanti setelah mereka terpilih. Mestinya, kedua cabup ini harus hadir dan tidak boleh absen dengan berbagai macam alasan, karena ini adalah moment penting yang harus disampaikan ke masyarakat,’’ kata salah seorang warga Praya, Loteng yang identitasnya enggan dipublikasikan kepada Lomboktoday.co.id, Minggu (06/9).

Adapun para pasangan calon yang menghadiri kegiatan penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015 tersebut, diantaranya; pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Loteng nomor urut 1, HL Wiratmaja-H Badrun Nadianto (Pasangan JADI), pasangan nomor urut 2, HM Suhaili FT-Pathul Bahri, cawabup Loteng nomor urut 3, HL Wirajaya, pasangan nomor urut 4, H Suharto-Hj Lale Widare, dan cawabup nomor urut 5, Zaenul Aidi.

Yang hadir dari pihak KPU, yakni Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi beserta anggota komisioner, ketua beserta anggota Panwaslu Loteng, Ketua DPRD Loteng, H Ahmad Fuaadi, Kapolres Loteng, AKBP Nurodin, para pimpinan pengurus partai pengusung calon.

Pembacaan ikrar dan penandatangan Pilkada Damai 2015 tersebut dilakukan oleh semua calon bupati dan calon wakil bupati Loteng, yang dipandu oleh Anggota Komisioner KPU Loteng Divisi Tehnis, Sansuri. Terkecuali cabup nomor urut 3 dan nomor urut 5, yang hanya dibacakan dan ditandatangani oleh cawabupnya saja.

Padahal ikrar Pilkada Damai 2015 tersebut berisikan; semua pasangan calon bersepakat untuk tidak saling menjatuhkan, dan berkomitmen untuk bersama-sama menciptakan Pilkada Loteng yang aman dan damai.

Sebelumnya, Ketua KPU Loteng, Ary Wahyudi dalam sambutanya mengatakan, kegiatan hari ini, Minggu (06/9), adalah penyampaian ikrar Pilkada Damai 2015. Mengingat masa kampanye sudah mulai dilaksanakan dari 27 Agustus hingga 5 Desember 2015 mendatang. Sehingga, penyampaian ikrar Pilkada Damai ini penting dilaksanakan sebagai bentuk komitmen semua pihak, lebih-lebih bagi para pasangan calon, agar pelaksanaan Pilkada Loteng, yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang bisa berjalan aman dan sukses.

‘’Pilkada Loteng ini merupakan tangungjawab kita bersama, dan kami dari KPU sebagai penyelenggara Pemilu tetap akan melaksanakan tahapan Pilkada ini sesuai aturan dan amanah yang telah diberikan kepada kami,’’ kata Ary Wahyudi sembari menjelaskan kembali bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya telah melaksanakan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Loteng periode 2015-2020, dengan jumlah DPS mencapai 833.471 pemilih.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.