Wagub: MTQ Perkuat Ukhuwah Islamiyah

POSE: Wagub NTB, H Muh Amin pose bersama di arena MTQ XXVI tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Merdeka, Kota Bima, Minggu (13/9).
POSE: Wagub NTB, H Muh Amin pose bersama di arena MTQ XXVI tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Merdeka, Kota Bima, Minggu (13/9).
POSE: Wagub NTB, H Muh Amin pose bersama di arena MTQ XXVI tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Merdeka, Kota Bima, Minggu (13/9).

BIMA, Lomboktoday.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Muh Amin membuka pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXVI tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Merdeka, Kota Bima, Minggu (13/9).

Pelaksanaaan MTQ ini berlangsung dari 13-19 September 2015, yang diikuti oleh 650 peserta dari 10 kabupaten/kota se-NTB, yang akan berkompetisi menjadi yang terbaik pada tujuh cabang yang diperlombakan.

Wagub NTB, H Muh amin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bima beserta segenap jajarannya dan para pemangku amanah yang telah mencurahkan perhatian dan tenaganya hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

Wagub mengatakan, selain sebagai ajang silaturrahmi, pelaksanaan MTQ ini juga untuk meningkatkan persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa, serta mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia dan  mempunyai arti yang sangat penting dalam kehidupan keagamaan kaum muslimin di NTB. Karena dapat  memberikan dampak positif dalam penguatan ukhuwah Islamiyah, khususnya di antara peserta.

Hal penting yang perlu diingat, lanjut wagub, keberhasilan MTQ akan sangat ditentukan oleh keberadaan dan performa dewan hakim, yang mengemban tugas yang mulia dan terhormat. Karena, sangat berkaitan dengan ikhtiar untuk menjaga kesucian dan kemurnian Alqur’an.

‘’Besarnya amanah dan tanggungjawab yang diemban oleh dewan hakim dalam MTQ ini, akan dapat dilaksanakan dengan baik, manakala saudara-saudara mampu menjunjung tinggi sikap obyektif, kejujuran dan tanggungjawab, dengan tetap berpegang teguh pada peraturan perhakiman yang berlaku serta bai’at yang telah diikrarkan,’’ katanya.

Wagub juga menyampaikan, Provinsi NTB pada tahun 2016 mendatang akan menjadi tuan rumah penyelenggara kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-26 tingkat Nasional. Sehubungan dengan itu, diharapkan kepada pemerintah kabupaten/kota dan seluruh masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan dan kesuksesan kegiatan MTQ nasional tersebut.

Sementara itu, Walikota Bima, HM Qurais H Abidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas dipercayakannya Kota Bima sebagai tempat penyelenggaraan MTQ ini.

Dalam kapasitasnya selaku Ketua Panitia Penyelenggraan MTQ, HM Qurais melaporkan, pada MTQ ini, para peserta akan mengikuti tujuh mata lomba yakni lomba cabang Tilawah Alqur’an, Hizril Alqur’an, Tafsir Alqur’an, Kaligrafi Alqur’an, Fahmil Alquran, M2 IQI dan Lubah Syarhil, yang akan dinilai oleh Dewan Hakim berjumlah 123 orang, terdiri atas 185 orang dari Dewan Hakim Provinsi, dan 5 orang dari LPTQ nasional, yang dikoordinir oleh Prof Dr Said Agil Husin Al-Munawar.

Suksesnya persiapan penyelenggaraan acara ini, lanjutnya, tak terlepas dari dukungan masyarakat dan tokoh agama bersama jajaran Pemerintah Kota Bima dan arahan dari Ketua LPTQ Kota Bima, H Muhammad Rum.

Selain sebagai syiar Islam, kegiatan MTQ ini diharapkan memiliki makna penting untuk memperkuat tali silaturahim, sehingga terjalin rasa kebersamaan, bukan hanya antar pejabat daerah se-NTB, namun terutama adalah antara masyarakat NTB.

Hal lain juga disampaikan walikota Bima adalah mengenai kegiatan pembangunan di Kota Bima, diantaranya adalah pembangunan Pasar Modern Ama Hami yang akan diresmikan oleh Menteri Perdagangan pada 22 September mendatang. Tak hanya itu, juga disampaikan bahwa salah satu proses pembangunan yang saat ini sedang berjalan adalah proyek revitalisasi Lapangan Merdeka dan Ama Hami dengan dana APBN  serta perbaikan jalan Sultan Hasanudin dan Jalan Gajah Mada.

Disamping itu, saat ini Pemerintah Kota Bima sedang mengembangkan Kota Bima sebagai Kota Tepian Air yang  pembangunannya sudah diawali dengan pembangunan Gerbang Niu. Dan kantor walikota juga direncanakan menjadi sebuah kawasan perkantoran yang terpusat. Ini dimaksudkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.(ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.