Kuatkan Komitmen Pancasila sebagai Ideologi Negara

Wagub NTB, H Muh Amin.

Wagub NTB, H Muh Amin saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Momentum Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan pemerintah untuk menanamkan pesan di hati seluruh masyarakat Indonesia bahwa Pancasila sebagai ideologi negara tidak akan pernah tergantikan paham apapun di Bumi Pertiwi.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin saat ditemui usai memimipin upacara peringatan ke-50 Tahun Kesaktian Pancasila di halaman Lapangan Bumi Gora kantor gubernur NTB, Kamis (01/10).

Menurut wagub, Pancasila tak cukup dengan hanya disepakati saja, namun Pancasila harus benar-benar  menjadi ideologi (gagasan atau buah pikiran) yang diartikan sebagai kesatuan gagasan-gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik yang individual maupun yang sosial.

APEL: Suasana upacara peringatan ke-50 Tahun Kesaktian Pancasila di halaman Lapangan Bumi Gora kantor gubernur NTB, Kamis (01/10).

APEL: Suasana upacara peringatan ke-50 Tahun Kesaktian Pancasila di halaman Lapangan Bumi Gora kantor gubernur NTB, Kamis (01/10).

Wagub menjelaskan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk lebih mempererat persaudaraan, kekompakan dan rasa solidaritas berbangsa dalam mengisi pembangunan.

‘’Ini adalah momentum menentukan kembali komitmen dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan cara menjaga kebersamaan, kekompakan, kegotong-royongan, rasa solidaritas. Selanjutnya kita bekerja keras untuk bagaimana bangsa kita ini menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang sejahtera, tak terkecuali di NTB yang merupakan bagian dari NKRI, banyak PR yang harus kita kerjakan, yang harus diselesaikan untuk kesejahteraan masyarakat,’’ katanya.

Berkaitan dengan momentum Tanggal 1 Oktober yang ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, orang nomor dua di NTB itu mengajak masyarakat, khususnya di NTB untuk bersama-sama lebih memahami dan menguatkan komitment bahwa Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Mari kita kuatkan komitmen kita untuk menerima Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang harus diamalkan dalam kehidupan sebagai kompas dalam berbangsa dan bernegara,’’ ungkapnya.(ar/dra/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply