NTB Pamerkan Budaya di Kota Kembang

”Persembahan Parade Budaya Lombok Sumbawa Festival”

BANDUNG, Lomboktoday.co.id – Provinsi NTB mempersembahkan Parade Budaya Lombok Sumbawa Festival di Kota Kembang, Bandung, Jawa Barat, Minggu (04/10). Dengan mengusung kegiatan Parade Budaya Festival Lombok Sumbawa 2015, prosesi Adat Nyongkolan menjadi pembuka pertama kegiatan tersebut.

PARADE NYONGKOLAN: Terlihat ratusan peserta Nyongkolan yang menggunakan pakaian adat dari tiga suku utama di NTB, Sasak, Samawa dan Mbojo (SASAMBO), menyita perhatian seluruh pengunjung Car Free Day, di Jalan Asia Afrika.

PARADE NYONGKOLAN: Terlihat ratusan peserta Nyongkolan yang menggunakan pakaian adat dari tiga suku utama di NTB, Sasak, Samawa dan Mbojo (SASAMBO), menyita perhatian seluruh pengunjung Car Free Day, di Jalan Asia Afrika.

Berjalan dengan tampilan kolosal sepanjang hampir setengah kilometer, lima ratusan peserta Nyongkolan yang menggunakan pakaian adat dari tiga suku utama di NTB, Sasak Samawa dan Mbojo (SASAMBO), menyita perhatian seluruh pengunjung Car Free Day, di Jalan Asia Afrika.

Dilepas oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, HL Moh Faozal bersama Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, ratusan peserta Nyongkolan berjalan diiringi suara Gendang Beleq, dimulai dari depan Prama Grand Preanger, melewati Gedung Merdeka dan berhenti sekaligus diterima oleh Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin bersama istri Walikota Bandung, Atalia Prayatya Kamil di depan Museum Asia Afrika.

Tampak istri Walikota Bandung, Atalia dan warga di sekitar Kota Bandung begitu antusias menyaksikan tampilan pakaian adat, iring-iringan pengantin dan Gendang Beleq serta serunya atraksi presean yang ditampilkan.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan atraksi seni tari-tarian daerah yang pada kesempatan ini dihadiri oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Dalam sambutannya, Walikota Bandung, Ridwan Kamil menyatakan sangat bangga dan terharu, karena baru pertama kalinya perayaan Hari Jadi Kota Bandung dihadiri oleh sahabat-sahabat dari wilayah Indonesia lainnya.

Ridwan memaparkan keadaan masyarakat Kota Bandung serta beberapa rumus untuk menumbuhkan ekonomi pariwisata Kota Bandung. Setiap tahun, Bandung dikunjungi oleh enam juta wisatawan, dan wisatawan yang datang ke Bandung urusannya hanya dua, yakni berbelanja dan makan.

Selain itu, Ridwan menjelaskan tentang pentingnya koneksi dalam pengembangan pariwisata. Ia mengatakan, tidak ada ketersambungan, lupakan akan hadirnya sebuah kekuatan ekonomi pariwisata. Pada kesempatan itu, ia juga mengajak warga Kota Bandung untuk berwisata ke NTB dan mengumumkan tentang adanya penerbangan langsung dari Bandung menuju Lombok.

Pada kesempatan itu, Ridwan mengharapkan, kegiatan parade Lombok Sumbawa Festival ini dapat menjadi simbol hubungan kekeluargaan antara budaya Sunda dengan budaya NTB. ‘’Kami merasakan hubungan ini, di malam ini dan besok sebagai simbol hubungan kekeluargaan antara budaya Sunda di sini dengan budaya di NTB,’’ katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin mengucapkan terima kasih kepada warga dan Pemerintah Kota Bandung yang telah menerima kedatangan NTB dengan penuh keramahtamahan.

Wagub menjelaskan beberapa destinasi wisata di NTB serta tujuan dari program pembangunan kepariwisataan di NTB. Hubungannya dengan kegiatan Parade Lombok Sumbawa Festival, diharapkan ada ketersambungan yang akan mengaitkan antara pertumbuhan pariwisata di Kota Bandung dengan pertumbuhan pariwisata di NTB.

Kegiatan Parade Festival Lombok Sumbawa 2015 ini, terdiri dari Parade Nyongkolan, Pentas Seni, Seminar Geopark Rinjani Menuju Geopark Global Network, dan Lombok Sumbawa Mice Gathering yang dihadiri para pelaku pariwisata Kota Bandung dan NTB.(irf/ibnzr/ar/dra/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply