LEM Harus Mampu Bawa Multiplier Effect

PUKUL GENDANG BELEQ: Grand Opening LEM yang ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub NTB, H Muh Amin.
PUKUL GENDANG BELEQ: Grand Opening LEM yang ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub NTB, H Muh Amin.
PUKUL GENDANG BELEQ: Grand Opening LEM yang ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub NTB, H Muh Amin.

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Muh Amin mengatakan, keberadaan pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall (LEM) yang terletak di tengah-tengah jantung Kota Mataram, kedepannya harus mampu membawa multiplier effect bagi peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini.

Disamping itu, juga membantu pemerintah, khususnya dalam hal menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

‘’Lombok Epicentrum Mall ini merupakan kebangaan kita,  sudah tentu bagi kita dengan kehadiran mall ini menjadi pusat hiburan masyarakat NTB yang akan membawa multiplier effect yang sangat besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat kita dan kesejahteraan masyarakat yang mana telah menyerap tenaga kerja hingga mencapai ribuan orang,’’ kata Wagub NTB, H Muh Amin disela-sela Grand Opening LEM di Ground Floor LEM, Sabtu malam (17/10).

Grand Opening LEM yang ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub NTB, H Muh Amin itu, dimeriahkan oleh kehadiran artis Ibukota Jakarta, Syahrini dan Fashion Show, sehingga menyedot ribuan mata pengunjug dan fans pelantun lagu sesuatu itu.

Wagub NTB, H Muh Amin mengatakan, seiring dengan perkembangan pariwisata NTB, sudah tentu dengan keberadaan LEM ini, akan dapat memenuhi kebutuhan para tamu yang berkunjung ke daerah, selain menyiapkan kebutuhan masyarakat lokal. Oleh karena itu, diharapkan manjemen LEM ini bisa juga menerima dan memasarkan produk-produk lokal hasil kreasi masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan Managemen LEM, Salim Abdad yang juga General Manager PT Sriwijaya Pravindo Utama menyampaikan ucapan terima kasih kepada wagub NTB beserta istri, Hj Syamsiah Muh Amin yang telah berkenan hadir pada acara tersebut dan juga kepada seluruh pemegang saham PT Sriwijaya Pravindo Utama.

Dalam laporan singkatnya, Salim menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan LEM dilksanakan pada 1 Maret 2014 lalu oleh Walikota Mataram, H Ahyar Abduh. Kemudian selesai pekerjaan konstruksi pembangunannya pada 10 Januari 2015 bersamaaan dengan dibukanya Matahari Departemen Store pada 16 Juni dan dilanjutkan dengan pembukaan Hipermart pada 30 Juni.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hingga saat ini toko dan resto yang membuka usahanya di LEM sudah mencapai 76 persen dari jumlah total toko dan resto sebanyak 182 dan telah memberikan dampak positif penyerapan tenaga kerja di NTB sekitar 1.700 orang secara umum terutama warga di lingkungan sekitar. Dari data sejak dibukanya Matahari Departemen Store di LEM, diketahui progres pengujung mall hingga saat ini sudah mencapai 400.000 per bulan. Kedepan diharapkan kebearadaan pusat perbelanjaan ini mampu menarik para investor dalam maupun luar untuk mengembangkan modalnya di NTB.(ann/sul/ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.