Erica : Berikan Pengabdian Terbaik Bagi Ibu dan Anak

PENUH KASIH SAYANG: Istri Gubernur NTB, Hj Erica Zainul Majdi, yang juga Ketua TP PKK NTB ini bersalamanan dengan peserta didik PAUD Holistik Integratif Kasih Ibu Dusun Karang Majluk, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lotim, terlihat dengan penuh kasih sayang.
PENUH KASIH SAYANG: Istri Gubernur NTB, Hj Erica Zainul Majdi, yang juga Ketua TP PKK NTB ini bersalamanan dengan peserta didik PAUD Holistik Integratif Kasih Ibu Dusun Karang Majluk, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lotim, terlihat dengan penuh kasih sayang.
PENUH KASIH SAYANG: Istri Gubernur NTB, Hj Erica Zainul Majdi, yang juga Ketua TP PKK NTB ini bersalamanan dengan peserta didik PAUD Holistik Integratif Kasih Ibu Dusun Karang Majluk, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lotim, terlihat dengan penuh kasih sayang.

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Ketua Umum Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Erica Zainul Majdi beserta jajarannya kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) yang kedua kalinya dalam sepekan ini. Kunker kali ini dilaksanakan di Dusun Karang Majluk, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Kamis (05/11).

Kunker ini untuk memonitoring dan evaluasi terkait proses belajar mengajar dan administrasi pendidikan, khususnya di Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Kasih Ibu Dusun Karang Majluk. Disamping mengunjungi kegiatan PAUD HI, istri orang nomor satu di NTB itu juga menghadiri kegiatan ‘’Pelatihan Mengolah Menu Jajanan Berbasis Pangan Lokal yang diselenggrtakan TP PKK Provinsi NTB Pokja III’’.

Kehadiran Erica Zainul Majdi di Dusun Majluk adalah kali pertama. Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi NTB yang didampingi Tim Pokja II dan III PKK Provinsi NTB, disambut oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Camat  Masbagik, perwakilan dari Dinas Dikpora Lotim, Dinas Kesehatan, pengurus PKK Lotim, para tutor, kader dan masyarakat Desa Masbagik Utara.

Camat Masbagik, Ainul Yaqin dalam sambutan selamat datangnya mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran Ibu Gubernur NTB dan berharap ini bukan yang terakhir kalinya. Karena, ia berharap akan ada kunjungan-kunjungan lagi di masa yang akan datang.

Di kesempatan yang sama, perwakilan dari Dinas Dikpora Lotim juga menyampaikan informasi tentang data perkembanagan PAUD HI yang ada di wilayah Kabupaten Lotim. Ia melaporkan, data PAUD yang ada di Lotim sekarang ini berjumlah 840, BKB 160, BKB HI 51 kelompok, sedangkan sisanya adalah BKB Biasa. ‘’Kami dari Dinas Dikpora Lotim akan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,’’ katanya.

Kelompok PAUD dan BKB Kasih Ibu merupakan kegiatan yang terintegrasi yang didalamnya ada BKB, Posyandu dan Kelompok Usaha Ibu-ibu yaitu Olahan Kue Kering Balada dan Kue Bawang. Untuk kelompok usaha ini terbilang cukup berkembang. Dengan usaha rumahan ini, bisa menyerap tenaga kerja lokal dengan produksi sampai 5 sak per hari dan hasil olahan ini didistribusikan ke Praya, Masbagik sampai dengan Sembalun dan Selong dengan omset per hari mencapai Rp4,5 juta.

Namun kendala yang dihadapi Kelompok Usaha Kue Kring Balada ini adalah masih kurangnya modal usaha. Sehingga mereka berharap akan ada dukungan atau bantuan dana dari pemerintah daerah guna mengembangkan usaha ini.

Terkait dengan pola pendidikan yang diselenggarakan oleh PAUD HI Kasih Ibu, Hj Erica Zainul Majdi mengapresiasi proses belajar mengajar yang diselenggarakan selama ini. Erica mengungkapkan, kegiatan ini juga untuk mendengar aspirasi secara langsung dari pengelola BKB, PAUD dan Posyandu yang ada di Kecamatan Masbagik. Ia berpesan, dalam meningkatkan kualitas PAUD, diharapkan untuk bekerja sama dengan stakeholder terkait, seperti Dinas Dikpora, Dinas Kesehatan, Kementrian Agama. Dan yang lebih utama menurutnya adalah melibatkan masyarakat sekitar. ‘’Libatkan stakeholder terkait untuk meningkatkan pendidikan PAUD,’’ katanya.

Selain menyoroti penyelenggaraan pendidikan, Erica juga menyinggung pentingnya menjaga anak-anak dari bahaya konten media. Karena, akhir-akhir ini pemberitaan di media seringkali menyinggung tentang kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat dalam hal mendidik dan menjaga anak-anak, harus saling mengingatkan, menjaga dan mendidik, tidak hanya dilakukan di lingkungan pendidikan. Tapi, menjaga anak itu terus menerus selama 24 jam. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, hendaknya dilaporkan kepada yang berwajib.

Di akhir sambutannya, istri Gubernur NTB itu memberikan motivasi dan dukungan kepada pendidik yang mengabdi di PAUD itu. Dia meminta pendidik untuk terus bersemangat menjalankan tugas, walaupun belum mendapatkan tunjangan atau honor yang memadai.(sul/ar/dra/ltd)

Responses (2)

  1. Keren, usaha rumahan ibu-ibu bisa mencapai omset 4,5 juta rupiah per hari. Sangat berbeda dengan ibu-ibu PKK di tempat saya tinggal. Ada perkumpulan aja udah bagus. Pada malas-malasan. Bagaimana bisa pada semangat seperti itu ya? Bisa memunculkan usaha bersama juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.