Korem 162/WB Gelar Komsos

KOMSOS: Suasana kegiatan Komsos yang digelar Korem 162/Wira Bhakti. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
KOMSOS: Suasana kegiatan Komsos yang digelar Korem 162/Wira Bhakti. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
KOMSOS: Suasana kegiatan Komsos yang digelar Korem 162/Wira Bhakti. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Korem 162 Wira Bhakti  menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (KOMSOS) dengan semua komponen masyarakat NTB dan keluarga bersar TNI Korem 162/WB di kampus IPDN NTB, Praya, Lombok Tengah, Kamis (05/11), sekitar pukul 10.00 Wita.

Hadir dalam kegiatan Komsos tersebut, Paban IV/Komsos Stear TNI, Kolonel Kav Achmad Said, Komandan Korem 162/WB, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, Sekda NTB, H Muhammad Nur, Komdan Kodim 1620 Loteng, Letkol Inf Arie Tri Hedhianto, kepala SKPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan mahasiswa, serta para pelajar yang berada di Loteng.

Komandan Korem 162/WB, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede mengatakan, dengan adanya kegiatan Komsos seperti ini, setidaknya bias meningkatkan hubungan silaturahmi TNI dengan semua komponen masyarakat  guna mewaspadai proxy war dengan membangun karakter bangsa untuk memperkuat pertahanan wilayah nasional.

Selain itu, yang perlu diwaspadai dari sekarang adalah peredaran narkoba yang sangat berbahaya. Karena, narkoba ini sudah mulai merusak generasi muda di daerah.

‘’Saya mengimbau kepada semua komponen masyarakat untuk bersama-sama perangi narkoba. Karena kita tidak mau dihancurkan oleh narkoba,’’ katanya.

Ia menyebutkan, jumlah penduduk NTB hingga saat ini yang sudah terjangkit narkoba sebanyak 54 ribu jiwa, dan konsumsi narkoba di NTB bisa mencapai 5,7 kilogram. Artinya, NTB sudah sangat bahaya dari peredaran narkoba. ‘’Mari kita didik generasi muda kita untuk memerangi narkoba,’’ ungkapnya.

Paban IV/Komsos Stear TNI, Kolonel Kav Achmad Said menambahkan, dampak dari proxy war ini memang tidak berbentuk. Tapi, yang harus dilakukan mulai saat ini adalah bagaimana caranya untuk mempersiapkan diri guna mempertahankan ketahanan pagan.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.