Korem 162/WB Perintahkan Semua Kodim Siaga

AKTIVITAS MENINGKAT: Aktivitas letusan Gunung Barujari terus meningkat. Kini sudah berada pada level 2. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
AKTIVITAS MENINGKAT: Aktivitas letusan Gunung Barujari terus meningkat. Kini sudah berada pada level 2. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
AKTIVITAS MENINGKAT: Aktivitas letusan Gunung Barujari terus meningkat. Kini sudah berada pada level 2. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Meningkatnya aktivitas letusan Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani Lombok, membuat sejumlah pihak terkait untuk tetap siaga. Terlebih lagi dampak abu vulkanik dari letusan anak Gunung Rinjani itu, hampir melanda sejumlah daerah, khususnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Karena itu, Korem 162/WB memerintahkan semua Kodim, khususnya yang ada di Pulau Lombok untuk tetap siaga. ‘’Untuk mengantisipasi dampak dari bencana meletusnya Gunung Barujari ini, lebih-lebih statusnya meningkat menjadi level dua, kita dari pihak TNI memerintahkan semua Kodim, khususnya di Pulau Lombok untuk tetap siaga,’’ kata Komandan Korem 162/WB Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede kepada wartawan usai kegiatan Komsos TNI, di Kampus IPDN NTB, Praya, Loteng, Kamis  (05/11).

Bahkan dua hari lalu, pihaknya juga sudah menggelar apel siaga bersama Kodim Lotim, pihak BPBD, dan dinas terkait guna mengantisipasi dampak dari letusan Gunung Barujari itu. Jumlah anggota TNI yang disiagakan saat ini mencapai sebanyak 100 personel, belum termasuk personel dari BPBD serta pihak terkait.

Dampak dari abu vulkanik letusan Gunung Barjuari ini, lanjutnya, sudah mulai melanda wilayah Loteng, khususnya di bagian Utara. Sehingga, Bandara Internasional Lombok (BIL) saat ini juga masih tutup.

‘’Kita imbau kepada semua masyarakat supaya menggunakan masker, karena abu vulkanik itu sangat membahayakan kesehatan. Anggota kami juga saat ini sudah mulai membagikan masker kepada masyarakat di Kabupaten Lombok Utara (KLU),’’ ungkapnya.

Sedangkan untuk langkah evakusi, tambahnya, hingga saat ini masih belum dilakukan. Karena, status dari anak Gunung Rinjani sampai hari ini, Kamis (05/11), masih level 2. Tapi, pihaknya tetap siap untuk melakukan evakuasi bila ada permintaan dari pihak BPBD.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.