2.125 Pelanggar Terjaring Operasi Zebra Gatarin 2015

Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Bayu Eko P. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Bayu Eko P. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Bayu Eko P. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur selama menggelar Operasi Zebra Gatarin 2015, dari 22 Oktober 2015 hingga 4 Nopemeber 2015, berhasil menjaring 2.125 pelanggar.

‘’Jumlah ini menunjukkan kesadaran masyarakat Lombok Timur dalam berlalu lintas masih rendah,’’ kata Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Bayu Eko P didampingi Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lotim, IPTU I Ketut Parka kepada wartawan di kantornya, Jumat (06/11).

Dari jumlah pelanggar yang terjaring itu, kata Bayu, sebanyak 382 pelanggar yang ditilang atau terjaring dalam razia lantaran tidak memiliki SIM, 376 tidak membawa STNK kendaraan, 910 pelanggar tidak menggunakan helm pengaman, 132 pelanggar tidak menggunakan safety bel (sabuk pengaman), 76 pelanggar terjaring menggunakan HP saat berkendaraan, dan 12 pelanggar TNKB.

‘’Para pelanggar yang terzaring razia ini, ada yang sudah disidangkan dan ada juga yang belum. Selama Operasi Zebra Gatarin digelar, jumlah angka kecelakaan   sebanyak tujuh kasus laka lantas. Dari jumlah laka lantas ini, nihil korban meninggal dunia (MD) maupun yang luka berat. Sedangkan yang luka ringan sebanyak tiga orang,’’ ungkapnya sembari menyebutkan besaran kerugian material dari kasus kecelakaan itu sebesar Rp3 juta lebih.

Yang mendominasi pelanggaran selama kegiatan Operasi Zebra Gatarin digelar, lanjut Bayu, yakni para pengendara tidak menggunakan helm pengaman. Ini menandakan sebagai salah satu bentuk masih minimnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.