Lima Tahun Sudah Kepemimpinan Suhaili FT-Normal

Kerjasama Humas Setdakab Loteng dengan Lomboktoday.co.id

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Tidak terasa masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT dan HL Normal Suzana (pasangan Maik Meres) sudah berjalan lima tahun sejak dilantik pada 27 November 2010 lalu, dan masa jabatannya akan berakhir pada 27 November 2015.

Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Wabup Loteng, HL Normal Suzana. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Wabup Loteng, HL Normal Suzana. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Selama kepemimpinan HM Suhaili FT-Normal Suzana dalam ikhtiar membangun Loteng yang beriman, sejahtera, dan bermutu (Bersatu) sesuai dengan visi dan misinya, tentunya berbagai dinamika kehidupan masyarakat yang dihadapinya.

Untuk mewujudkan visi dan misi Loteng Bersatu itu, fokus pembangunan Loteng diarahkan menjadi tiga prioritas pembangunan, diantaranya; Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata yang disingkat ATM (Agricultur, Marine, Tourism) dengan membagai kawasan pembangunan menjadi tiga zona sesuai dengan potensi yang ada di wilayah masih-masing.

“Kondisi Kabupaten Loteng pada awal saya dilantik menjadi pelayan masyarakat, secara umum kondisi saat itu membutuhkan perhatian yang serius, penataan dan pengelolaan yang cermat. Itu sebabnya, kami awalnya waktu itu mulai mempersiapkan infrastruktur fisik maupun sumber daya manusia (SDM), dan perencanaan visi misi yang kami tawarkan kepada masyarakat,” kata Bupati Loteng, HM Suhaili FT kepada wartawan di pendopo bupati Loteng, Rabu (25/11).

Suhaili menjelaskan, beberapa program yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan pembangunan di Loteng yakni dengan melakukan pengelolaan potensi yang ada di masing-masing wilayah Loteng yang disebut program ATM. Tapi, program lain juga tetap laksanakan untuk mendukung visi misi Loteng Bersatu dalam ikhtiar meningkatkan kesejahteran masyarakat melalui program 2R (Rurung dan Reban), program Lempermadu berbasis rumah ibadah, dan program Opsimantu dengan melibatkan semua pihak.

Dari program yang dilaksanakan itu, jumlah APBD dan PAD Loteng terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Yang awalnya itu sebesar Rp70 miliar, sekarang sudah mencapi Rp1,6 triliun.

Dengan adanya peningkatan tersebut, paling tidak pembangunan di Loteng dapat ditingkatkan lagi, baik dalam hal pembangunan jalan dan irigasi, serta dapat mengantarkan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, angka kemiskinan di Loteng ini akan terus menurun setiap tahunnya.

“Angka kemiskinan di Loteng saat ini mencapi 15 persen dari jumlah penduduk Loteng,” ungkapnya.

Adapun beberapa prestasi yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Loteng di bawah kepemimpinan HM Suhaili FT-HL Normal Suzana yakni salah satunya dalam hal pengelolaan keuangan daerah Loteng yang secara berturut-turut mendapatkan penghargaan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun 2012, 2013 dan 2014, serta Kabupaten Loteng juga meraih juara I untuk Tata Ruang.

Ia menambahkan, jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Loteng setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan dengan adanya Bandara Internasional Lombok (BIL) dan ditunjang dengan sarana jalan yang memadai, meskipun masih belum maksimal.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply