Pekerjaan Beton Syclop Tidak Ikuti Spektek

Para pekerja proyek sedang mengisi beton sycloop ke dalam buis beton menggunakan campuran semen, pasir dan krikil tanpa batu

‘’Tukang Udin: Lebih Kuat Kalau Ada Batu’’

Para pekerja proyek sedang mengisi beton sycloop ke dalam buis beton menggunakan campuran semen, pasir dan krikil tanpa batu
Para pekerja proyek sedang mengisi beton sycloop ke dalam buis beton menggunakan campuran semen, pasir dan krikil tanpa batu.

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Kekuatan beton sycloop pada pekerjaan Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Dodokan (Lanjutan) Kabupaten Lombok Barat, dinilai tidak kuat, karena hanya campuran krikil.

‘’Kalau ada campuran batunya lebih kuat,’’ kata tukang, Udin disela-sela waktu istirahat kepada wartawan media online Lomboktoday.co.id di lokasi pekerjaan Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Selasa siang (24/11).

Dituturkan tukang Udin, pada pekerjaan beton sycloop hanya campuran krikil digunakan untuk mengisi semua buis beton yang terpasang mulai dari pondasi. Pekerjaan tersebut dikerjakan selama 13 (tiga belas) hari dan diperkirakan akan rampung paling telat 15 hari mendatang, sepanjang material batu pasangan bronjong tersedia di lokasi proyek.

Volume pekerjaan beton sycloop menurut Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar 139,50 meter kubik (m3). Beton sycloop menggunakan campuran 1 (satu) semen berbanding 2 (dua) pasir dan 3 (tiga) krikil 60 (enam puluh) persen dan batu 40 (empat puluh) persen. ‘’Semuanya tidak pakai batu, hanya campuran krikil,’’ ungkap tukang Udin.(aha/ar/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.