15 Orang Warga Lotim Terjangkit HIV/AIDS

Kasi P2PB Dinas Kesehatan Lotim, H Supardi. (Foto: DIMYATI/Lomboktoday.co.id)
Kasi P2PB Dinas Kesehatan Lotim, H Supardi. (Foto: DIMYATI/Lomboktoday.co.id)
Kasi P2PB Dinas Kesehatan Lotim, H Supardi. (Foto: DIMYATI/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Jumlah kasus HIV/AIDS yang berhasil terdeteksi di Kabupaten Lombok Timur selama kurun waktu tahun 2015 sebanyak 15 kasus. Dari 15 kasus ini, 13 kasus diantaranya terdeteksi HIV, dan dua  kasus terdeteksi AIDS.

‘’Kalau dilihat dari jumlah penduduk Lotim, jumlah ini memang kecil. Tapi dari segi jumlahnya ini memang besar,’’ kata Kasi Penangguloangan Penyakit dan Penanggulangan Bencana (P2PB) Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Supardi kepada wartawan di kantornya, Senin (07/12).

Supardi mengatakan, kasus HIV/AIDS ini dari tahun ketahun selalu ada penderita baru yang terdeteksi. Para penderita yang terdeteksi HIV/AIDS ini bervariasi, tapi lebih didominasi oleh para eks TKI/TKW.

Bahkan untuk pendeteksian ini, terbilang lamban. Karena setelah terjangkit baru ditemukan. Sangat diharapkan mereka secara sukarela untuk datang  memeriksakan diri, karena identitas mereka selalu dirahasiakan.

Menurut Supardi, ada tiga Puskesmas yang diberikan kewenangan melakukan pemeriksaan terhadap kasus HIV/AIDS ini, yakni Puskesmas Dasan Lekong, Aikmel dan Puskesmas Keruak, termasuk Rumah Sakit dr Soejono Selong.

‘’Selama ini, para penderita yang terdeteksi kasus HIV/AIDS kebanyakan di rumah sakit. Saat ini, Dikes akan mengembangkan layanan konprehensif berkesinambungan (LKB) dengan melibatkan para kader yang ada di bawah, dalam melakukan temuan dan melakukan rujukan,’’ ungkapnya.

Termasuk juga mengembangkan program TB HIV, lantaran dari banyak kasus yang ditemukan, para penderita TBC yang meninggal, sebagian besar terbilang positif HIV.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.