Diduga Sodomi Muridnya, Oknum Guru Honor Dipenjara

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah. (Dok/Lomboktoday.co.id)
Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah. (Dok/Lomboktoday.co.id)
Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah. (Dok/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Oknum guru honorer SDN 1 Penede Gandor insial As (27 tahun) harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, ia diduga telah menyodomi tiga anak muridnya beberapa tahun lalu, sehingga orang tua korban tidak menerima dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Karsiman melalui Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah saat dikonfirmasi membenarkan bila oknum guru honorer SDN 1 Penede Gandor itu telah diamankan. Mengingat yang bersangkutan diduga telah melakukan kasus sodomi terhadap beberapa muridnya. Dan kasusnya kini masih dalam pengembangan penyelidikan. Sedangkan pihak korban, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran masih trauma dengan apa yang diperbuat oleh oknum gurunya itu.

‘’Oknum guru yang diduga melakukan sodomi anak muridnya itu kami amankan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama aksi main hakim masyarakat atas oknum guru tersebut. Dari pengakuan oknum guru itu, kalau dirinya tidak pernah melakukan perbuatan sodomi,’’ kata Haris Dinzah kepada wartawan di kantornya, Kamis (10/12).

Menurut informasi yang diterima, kata Haris, kasus sodomi ini telah terjadi cukup lama, tapi baru diketahui oleh orang tua korban terhadap apa yang menimpa anaknya. Itu atas adanya keluhan korban terhadap rasa sakit di duburnya pada saat akan membuat hajat.

Sehingga ini yang membuat orang tua korban merasa penasaran, dan meminta korban agar memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah didesak, korban akhirnya menceritakan kalau dirinya telah di sodomi oleh oknum gurunya.

‘’Atas dasar inilah orang tua korban langsung melaporkan kepada kami dan kami langsung menindaklanjutinya,’’ ungkapnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.