Dinas PU Loteng Launching P2KKP dan RKP-KP

Kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Loteng, Lalu Firman Wijaya (tengah) saat konferensi pers. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
KONFERENSI PERS: Kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Loteng, Lalu Firman Wijaya (tengah) saat konferensi pers. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM Kabupaten Loteng melaunching Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) dan Rencana Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan (RKP-KP) di wilayah Loteng, di ruang rapat utama kantor bupati Loteng, Rabu (23/12).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat Bupati Loteng, Ibnu Salim, Kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Loteng, Lalu Firman Wijaya, kepala SKPM, Camat dan sejumlah kepala Desa (Kades).

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Dan ESDM Loteng, Lalu Firman Wijaya mengatakan, program kegiatan P2KKP ini merupakan salah satu program yang akan dilaksanakan untuk menyelesaikan target 100-0-100 dari Kementerian PU RI. Selain itu, ada juga program yang akan dilaksanakan untuk mendukung target 100 persen air bersih dan 100 persen sanitasi, yakni melalui kegiatan RPK-KP.

‘’Jadi, ada dua program yang akan dilakukan untuk menyelesaikan target program dari Kementerian PU 100-0-100 tersebut adalah P2KKP dan RKP-KP,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Loteng, Lalu Firman Wijaya usai pembukaan kegiatan tersebut, Rabu (23/12).

Firman Wijaya mengatakan, untuk penyampaian target itu, tidak saja dilakukan oleh pemerintah semata, tapi semua pihak. Artinya, masyarakat juga harus mendukung program tersebut.

Khusus di wilayah Kabupaten Loteng, sampai saat ini capaian dari program tersebut sudah mencapai 64 persen. Kegiatan dalam program P2KKP dan RKP-KP itu, dilaksanakan di wilayah Kecamatan Praya, Pujut, dan Praya Barat Daya.

‘’Untuk kegiatan dalam program RKP-KP ini, sama dengan program dalam PNPM, seperti penyediaan infrastruktur jalan, penerangan, kawasan hijau, permukiman,’’ ungkapnya.

Sementara itu, aggaran dalam program P2KKP ini berasal dari APBN sebesar Rp3 miliar, dan RKP-KP sebesar Rp15,4 miliar dari APBN 2015. Tak hanya itu, dana dari APBD untuk program ini sebesar Rp4,8 miliar yang difokuskan untuk penangan rumah tidak layak huni.

Karena itu, pihaknya berharap dengan adanya program seperti ini, dapat mengentaskan kemiskinan, khususnya di wilayah Kabupaten Loteng. Pihaknya juga berharap kepada masyarakat untuk mendukung program ini, sehingga target 100-0-100 di tahun 2019 mendatang bisa tercapai.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *