Tim Yustisi Grebek Rumah Penjual Miras

Anggota Satpol PP sedang menaikkan miras hasil operasi yustisi di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Anggota Satpol PP sedang menaikkan miras hasil operasi yustisi di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
MIRAS: Anggota Satpol PP sedang menaikkan miras hasil operasi yustisi di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Lotim. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Yim Yustisi yang terdiri dari unsur anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri, TNI, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Selong melakukan penggrebekan terhadap rumah penimbun dan penjual miras tradisional milik Iq Mis, warga Dusun Tingir, Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Lotim, Rabu (23/12).

Dari hasil penggrebekan itu, tim berhasil mendapatkan para muda-mudi sedang pesta miras. Tidak itu saja, satu unit sepeda motor plat merah yang ditinggal pemiliknya, langsung dinaikkan ke mobil Satpol PP Lotim.

Pantaun Lomboktoday.co.id di lokasi pada saat tim Yustisi datang ke lokasi untuk melakukan penggrebekan, terlihat diantara para pemuda yang sedang pesta miras itu, langsung melarikan diri. Tapi berhasil ditangkap saat dikejar tim Yustisi.

Kemudian petugas langsung menyisir rumah pelaku yang menjadi target operasi (TO). Namun pemiliknya mengunci dan menggembok pintu gerbang maupun pintu rumahnya. Kendati begitu, petugas tidak kekurangan akalnya. Sehingga petugas masuk ke halaman rumah pelaku dengan cara memanjat pintu gerbang rumah tersebut. Tidak itu saja, petugas langsung mencongkel pintu rumah yang dikunci dari dalam, dan merusak pintunya hingga berhasil. Nah, pada saat mencongkel rumah tersebut, langsung dikomplain oleh pelaku. Sehingga terjadi aksi saling cek cok (adu mulut) antara petugas dengan pelaku.

‘’Saat kami suruh buka, ibu tidak mau membuka. Makanya jangan salahkan kami kalau bertindak tegas,’’ semprot para petugas Satpol PP kepada pemilik rumah, sehingga tidak berani berbuat banyak.

Petugas langsung menggeledah seluruh isi rumah pemilik miras itu. Di setiap sudut dan kamar rumah itu diperiksa, sehingga ditemukan ratusan botol miras yang sudah siap dijual kepada masyarakat. Kemudian langsung dinaikkan ke dum truk Satpol PP satu-persatu yang sudah dibungkus dalam kardus.

Sementara itu, pemilik miras tersebut didata lalu diminta untuk segera datang ke kantor Satpol PP guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasi Opstik dan Linmas Satpol PP Kabupaten Lotim, Lalu Abdullah Purwadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggrebekan rumah yang dijadikan sebagai tempat penjual miras berskala besar. Dan berhasil mengamankan ratusan botol miras dari dalam rumah. Termasuk juga menemukan para pemuda yang sedang pesta miras, untuk kemudian dilakukan pendataan. Begitu juga sepeda motor plat merah, langsung dibawa ke kantor, karena ditemukan di lokasi.

‘’Kami menduga miras ini persiapan untuk digunakan menyambut pergantian tahun, karena jumlahnya sangat banyak. Pelaku diancam Perda No.8 tahun 2002 tentang miras,’’ katanya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.