Dua Pelaku Begal di Dor Polisi

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Tim buru sergap Polres Lombok Timur berhasil menembak dua pelaku begal yang selama ini meresahkan masyarakat atas aksinya yang kejam. Itu setelah pelaku sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap polisi di rumahnya masing-masing di wilayah Korleko, Selasa malam lalu (05/1), sekitar pukul 22.00 Wita.

Kedua pelaku begal itu, yakni inisial Ma (24 tahun), dan Ir (19 tahun), warga Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lotim, sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di kakinya. Setelah itu, baru pelaku digelandang ke Mapolres Lotim guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Karsiman melalui Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah saat dikonfirmasi membenarkan bila anggotanya berhasil menangkap dua pelaku begal asal Korleko, setelah dilumpuhkan dengan timah panah oleh polisi.

Dimana, polisi berhasil menembak kakinya, sehingga membuat pelaku tidak bisa melarikan diri, dan langsung tersungkur ke tanah. Setelah itu, baru polisi membawanya menggunakan mobil ke rumah sakit.

‘’Kami terpaksa lepaskan tembakan ke arah kakinya, karena pelaku sempat melawan petugas saat akan ditangkap. Pelaku begal ini memang jadi target kami yang selama ini kami cari, karena telah melakukan aksinya di berbagai tempat,’’ kata Haris kepada wartawan di kantornya, Rabu (06/1).

Haris menjelaskan, sebelum ditangkap, pelaku begal ini terlebih dahulu melakukan aksinya di wilayah Lenek, Aikmel, dengan meninggalkan barang bukti (BB) di tempat itu, dan kemudian dibuntuti oleh polisi.

Bahkan pelaku sempat melapor ke Polsek Labuhan Haji, karena mengaku berpura-pura menjadi korban pencopetan. Tapi, setelah pulang, pelaku langsung dicari oleh polisi dan digerebek di rumahnya, sehingga membuat pelaku tidak dapat berkutik.

‘’Modus yang digunakan pelaku dengan memepet, menodong korban menggunakan senjata tajam dan melukai korban kalau melawan. Dalam kasus ini, pelaku diancam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,’’ ungkapnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.